Anak di Bawah 12 Tahun Masih Dilarang Lakukan Perjalanan Antarkota, Ini Penjelasan Satgas Covid-19
Rabu, 13 Oktober 2021 - 11:19 WIB
loading...
A
A
A
Apalagi, anak-anak masih berisiko tinggi tertular Covid-19. "Anak-anak ini kan, satu mereka belum divaksin ya kan. Kemudian kedua, bahwa risiko penularan terhadap anak sama tingginya dengan risiko penularan terhadap orang dewasa."
Baca juga: Info Uni Eropa Hentikan Vaksinasi Covid-19 pada 20 Oktober 2021 Dipastikan Hoax
Sonny menambahkan, data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebutkan bahwa satu dari delapan pasien Covid-19 di Indonesia adalah anak-anak. "Jadi memang ini menjadi perhatian kita semua."
Sonny menegaskan pemerintah betul-betul harus memilih dan memilah siapa saja yang boleh melakukan aktivitas. "Sekarang ini bukan hanya sekadar melarang sih sebetulnya ya, bukan hanya sekadar melarang, boleh tidak boleh, tetapi bagaimana kita bisa bisa melaksanakan aktivitas tadi, bagaimana caranya supaya aman dari Covid-19, itu yang terus-menerus kita upayakan sekarang."
Jadi, kata Sonny, bukan sekadar melarang orang tidak boleh ini, tidak boleh itu. "Tetapi kalau harus melaksanakan tadi dengan cara yang aman atau dengan risiko penularan Covid yang rendah itu bagaimana caranya. Ini yang terus kami bisa tingkatkan. Misalkan saja nanti kalau anak bisa melakukan perjalanan, apakah mereka nanti tercatat datanya di all record orang tuanya atau bagaimana, ini kan masih dalam pembahasan juga."
Baca juga: Info Uni Eropa Hentikan Vaksinasi Covid-19 pada 20 Oktober 2021 Dipastikan Hoax
Sonny menambahkan, data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebutkan bahwa satu dari delapan pasien Covid-19 di Indonesia adalah anak-anak. "Jadi memang ini menjadi perhatian kita semua."
Sonny menegaskan pemerintah betul-betul harus memilih dan memilah siapa saja yang boleh melakukan aktivitas. "Sekarang ini bukan hanya sekadar melarang sih sebetulnya ya, bukan hanya sekadar melarang, boleh tidak boleh, tetapi bagaimana kita bisa bisa melaksanakan aktivitas tadi, bagaimana caranya supaya aman dari Covid-19, itu yang terus-menerus kita upayakan sekarang."
Jadi, kata Sonny, bukan sekadar melarang orang tidak boleh ini, tidak boleh itu. "Tetapi kalau harus melaksanakan tadi dengan cara yang aman atau dengan risiko penularan Covid yang rendah itu bagaimana caranya. Ini yang terus kami bisa tingkatkan. Misalkan saja nanti kalau anak bisa melakukan perjalanan, apakah mereka nanti tercatat datanya di all record orang tuanya atau bagaimana, ini kan masih dalam pembahasan juga."
(zik)
Lihat Juga :