Anak di Bawah 12 Tahun Masih Dilarang Lakukan Perjalanan Antarkota, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

Rabu, 13 Oktober 2021 - 11:19 WIB
loading...
Anak di Bawah 12 Tahun...
Kasus Covid-19 di Tanah Air terus menurun namun anak di bawah 12 tahun masih dilarang bepergian ke luar kota, naik pesawat, kereta api, maupun ke bioskop. Ilustrasi/Dok SINDO
A A A
JAKARTA - Kasus Covid-19 di Tanah Air terus menurun namun anak di bawah 12 tahun masih dilarang bepergian ke luar kota, naik pesawat, kereta api, maupun ke bioskop. Satgas Covid-19 pun menyampaikan penjelasan terkait hal ini.

"Kita kan terus mengevaluasi ya yang dipimpin oleh Pak Luhut (Menko Marinvest) untuk melihat kemungkinan-kemungkinan yang ada, termasuk juga kemungkinan untuk memberlakukan memperbolehkan anak di bawah usia 12 tahun melaksanakan perjalanan. Tapi hingga saat ini masih berlaku ketetapan yang lama," ungkap Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Covid-19 Sonny B. Harmadi dalam dialog secara virtual, Rabu (13/10/2021).

Sonny pun menjelaskan bahwa saat ini masih dalam masa pandemi, sehingga pembukaan aktivitas juga harus dilakukan dengan sangat hati-hati. "Pak Luhut juga sering kali menyampaikan bahwa pembukaan aktivitas dilakukan secara bertahap. Bapak Presiden juga mengingatkan agar dilakukan pembukaan aktivitas secara bertahap dan sangat berhati-hati," tegas Sonny.

Baca juga: Selidiki Asal-usul Covid-19, China akan Uji Ribuan Sampel Darah dari Wuhan

Karena itu, kata Sonny, ada tambahan protokol kesehatan digital PeduliLindungi. "Itu salah satu bentuk kita ingin memastikan bahwa orang yang berada di ruang publik adalah orang-orang yang sehat dan punya risiko yang lebih rendah."

Apalagi, anak-anak masih berisiko tinggi tertular Covid-19. "Anak-anak ini kan, satu mereka belum divaksin ya kan. Kemudian kedua, bahwa risiko penularan terhadap anak sama tingginya dengan risiko penularan terhadap orang dewasa."

Baca juga: Info Uni Eropa Hentikan Vaksinasi Covid-19 pada 20 Oktober 2021 Dipastikan Hoax

Sonny menambahkan, data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebutkan bahwa satu dari delapan pasien Covid-19 di Indonesia adalah anak-anak. "Jadi memang ini menjadi perhatian kita semua."

Sonny menegaskan pemerintah betul-betul harus memilih dan memilah siapa saja yang boleh melakukan aktivitas. "Sekarang ini bukan hanya sekadar melarang sih sebetulnya ya, bukan hanya sekadar melarang, boleh tidak boleh, tetapi bagaimana kita bisa bisa melaksanakan aktivitas tadi, bagaimana caranya supaya aman dari Covid-19, itu yang terus-menerus kita upayakan sekarang."

Jadi, kata Sonny, bukan sekadar melarang orang tidak boleh ini, tidak boleh itu. "Tetapi kalau harus melaksanakan tadi dengan cara yang aman atau dengan risiko penularan Covid yang rendah itu bagaimana caranya. Ini yang terus kami bisa tingkatkan. Misalkan saja nanti kalau anak bisa melakukan perjalanan, apakah mereka nanti tercatat datanya di all record orang tuanya atau bagaimana, ini kan masih dalam pembahasan juga."
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkomdigi Meutya Hafid:...
Menkomdigi Meutya Hafid: 4,7 Juta Akun Anak di TikTok dan YouTube Dinonaktifkan
BKKBN Tekankan Peran...
BKKBN Tekankan Peran Ayah Kunci Pembentukan Karakter Anak
Kekerasan Fisik dan...
Kekerasan Fisik dan Seksual Masih Ada, Menag: Pesantren Harus Jadi Ruang Paling Aman bagi Anak
Menteri Arifah: PP Tunas...
Menteri Arifah: PP Tunas Lindungi Anak dari Ancaman Ruang Digital
KLB Campak Meningkat,...
KLB Campak Meningkat, Vita DPR: Negara Tak Boleh Abai Lindungi Anak
Pemerintah Batasi TikTok...
Pemerintah Batasi TikTok hingga Roblox untuk Anak-anak, Orang Tua: Kita Dukung!
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
Rekomendasi
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Kenangan Pahit 2002 Hantui La Albirroja
Purbaya Isyaratkan Marketplace...
Purbaya Isyaratkan Marketplace Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli 2026
Berita Terkini
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Infografis
Vaksinasi Covid-19 Anak...
Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6 Bulan-11 Tahun Mulai Maret 2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved