Pendekatan Moeldoko ke Rakyat Dinilai Tak Sekadar Pencapaian Angka-angka
Selasa, 12 Oktober 2021 - 18:24 WIB
loading...
Kepedulian Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko ke petambak garam di Cirebon, misalnya, tetap saja tertangkap radar pengamat birokrasi, Varhan Abdul Aziz. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kepedulian Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko kepada petambak garam di Cirebon, misalnya, tetap saja tertangkap radar pengamat birokrasi, Varhan Abdul Aziz.
Baca juga: Diperiksa Bareskrim Atas Laporannya terhadap ICW, Moeldoko Dicecar 20 Pertanyaan
Untuk itu, tidak hanya menyatakan salut terhadap aktivitas Moeldoko , Varhan menegaskan, apa yang dilakukan Moeldoko tersebut sejatinya memang 'wajib' dilakukan para pejabat publik.
"Mungkin target programnya tercapai, tetapi urusan dengan rakyat tidak bisa terlampau disederhanakan dengan pencapaian angka-angka target," kata Varhan juga merupakan Wakil Sekretaris Jenderal Lira tersebut, Selasa (12/10/2021).
"Melainkan harus bisa mengambil hati rakyat agar mereka juga merasa diperlakukan sebagai manusia, bukan semata mesin peraih target program," tambahnya.
Moeldoko yang dalam banyak kesempatan menunjukkan kesediaan untuk mendengarkan segala curhat dan keluhan rakyat kecil, menurut Varhan, adalah pejabat publik negeri ini yang layak diteladani.
"Pak Moeldoko tampak sangat mengerti dan arif akan hal tersebut. Sebagaimana keberadaan manusia dengan dua telinga dan satu mulut, yang bagi pejabat publik bisa diinterpretasikan sebagai keharusan untuk lebih banyak mendengar sebelum memberikan arah dan perintah melalui mulut," jelas Varhan.
Baca juga: Diperiksa Bareskrim Atas Laporannya terhadap ICW, Moeldoko Dicecar 20 Pertanyaan
Untuk itu, tidak hanya menyatakan salut terhadap aktivitas Moeldoko , Varhan menegaskan, apa yang dilakukan Moeldoko tersebut sejatinya memang 'wajib' dilakukan para pejabat publik.
"Mungkin target programnya tercapai, tetapi urusan dengan rakyat tidak bisa terlampau disederhanakan dengan pencapaian angka-angka target," kata Varhan juga merupakan Wakil Sekretaris Jenderal Lira tersebut, Selasa (12/10/2021).
"Melainkan harus bisa mengambil hati rakyat agar mereka juga merasa diperlakukan sebagai manusia, bukan semata mesin peraih target program," tambahnya.
Moeldoko yang dalam banyak kesempatan menunjukkan kesediaan untuk mendengarkan segala curhat dan keluhan rakyat kecil, menurut Varhan, adalah pejabat publik negeri ini yang layak diteladani.
"Pak Moeldoko tampak sangat mengerti dan arif akan hal tersebut. Sebagaimana keberadaan manusia dengan dua telinga dan satu mulut, yang bagi pejabat publik bisa diinterpretasikan sebagai keharusan untuk lebih banyak mendengar sebelum memberikan arah dan perintah melalui mulut," jelas Varhan.
Lihat Juga :