Diplomasi Umrah Diapresiasi, Amphuri Minta Pemerintah Perhatikan Sejumlah Kesiapan

Senin, 11 Oktober 2021 - 06:11 WIB
loading...
Diplomasi Umrah Diapresiasi,...
Berbagai asosiasi penyelenggara umrah menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah yang berhasil melakukan diplomasi intensif sehingga Pemerintah Arab Saudi membuka kembali kegiatan umrah untuk jamaah Indonesia. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Berbagai asosiasi penyelenggara umrah menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah yang berhasil melakukan diplomasi intensif sehingga Pemerintah Arab Saudi membuka kembali kegiatan umrah untuk jamaah Indonesia. Namun begitu tak hanya apresiasi yang dilontarkan tapi juga tuntutan terhadap pemerintah terkait kesiapan penyelenggaraan umrah.

Salah satunya disampaikan Ketua Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia (Amphuri) Firman M Nur. Baca juga: Jamaah Indonesia Bisa Umrah Lagi, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

“Amphuri berharap hal-hal teknis yang masih jadi kendala antara kedua negara dapat segera disinkronkan dan diselesaikan secara seksama dan dalam tempo sesingkat-singkatnya,” ujarnya dari siaran pers yang diterima MNC Portal, Senin (11/10/2021).

Selain itu dia juga menyampaikan beberapa kesiapan yang harus diperhatikan pemerintah. Di antaranya Kementerian Agama (Kemenag) terkait Siskopatuh.

“Kemenkes dengan KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) untuk vaksin booster bila diperlukan. Ditjen Imigrasi dalam pelayanan paspor kepada calon jamaah dan pihak-pihak terkait lainnya,” jelasnya.

Selain itu Firman juga mengingatkan agar pihak penerbangan segera mempersiapkan diri untuk kembali menerbangkan jamaah ke Jeddah atau Madinah. “Kepada seluruh PPIU agar segera bersiap untuk kembali melayani umat Islam Indonesia. Calon jamaah umrah dan masyarakat yang belum vaksin, agar segera vaksin,” ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan Sekjen Afiliasi Mandiri Penyelenggara Umrah Haji (Ampuh) Wawan Suhada bahwa berbagai ketentuan yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi memang menjadi tantangan tersendiri. Dia berharap agar hal tersebut dapat dipenuhi. Baca juga: Umrah Dibuka Lagi, AMPUH: Insya Allah Semua Jamaah Bisa Berangkat

“Mengenai ketentuan karantina 5 hari, menjadi sebuah tantangan bagi Pemerintah Indonesia agar dapat memenuhi standar ketentuan Menteri Kesehatan Arab Saudi. Contohnya standarisasi swab PCR, sertifikat vaksinasi dan jenis vaksin itu sendiri. Semoga dengan disediakannya Booster Moderna/Pfizer/Astrazeneca dapat menghindari ketentuan karantina 5 hari tersebut,” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Berangkatkan Umrah Gratis untuk Guru PAUD
Kemenag Dorong Waisak...
Kemenag Dorong Waisak 2026 di Borobudur Jadi Ruang Spiritualitas dan Perdamaian
Kemenag Gelar Sidang...
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Zulhijjah dan Iduladha 2026 Sore Ini
Kemenag Cabut Izin Ponpes...
Kemenag Cabut Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Buntut Kasus Pencabulan Santriwati
Kemenag Akan Pantau...
Kemenag Akan Pantau Hilal Awal Zulhijah 1447 H pada 17 Mei 2026 di 88 Titik, Ini Lokasinya
Kasus Hanania Group,...
Kasus Hanania Group, Awkarin Tegaskan Kerja Sama Hanya Barter Fasilitas Umrah
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Awkarin Penuhi Panggilan...
Awkarin Penuhi Panggilan Polisi, Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel
Rekomendasi
Lowongan Internship...
Lowongan Internship Pertamina Group 2026 Dibuka, Tersedia 400 Lebih Posisi untuk Fresh Graduate!
Cara Efisien Pengurusan...
Cara Efisien Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis Perusahaan
Sujud Syukur Tidak Boleh...
Sujud Syukur Tidak Boleh Sembarangan, Ini Syarat dan Tata Caranya Menurut Ulama
Berita Terkini
KPK Panggil Lagi Bos...
KPK Panggil Lagi Bos Maktour Fuad Hasan terkait Kasus Kuota Haji
Prabowo: Kita Butuh...
Prabowo: Kita Butuh Kritik untuk Perbaiki Diri
Komentar Judi Online...
Komentar Judi Online Dinilai Bukan Sekadar Promosi, Pakar: Tapi Upaya Provokasi Sistematis
Analisa Hukum Putusan...
Analisa Hukum Putusan Perkara Nadiem Makarim
HUT Bhayangkara: Mampukah...
HUT Bhayangkara: Mampukah Polri Melindungi Kritik Tanpa Mengkriminalisasi Warga?
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Prabowo Potong Tumpeng dan Serahkan ke Kapolri
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved