300 Karya Denny JA Rampung Didigitalkan

Minggu, 10 Oktober 2021 - 13:57 WIB
loading...
300 Karya Denny JA Rampung...
Sebanyak 300 karya Denny JA telah selesai didigitalkan. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Sebanyak 300 karya Denny JA telah selesai didigitalkan. Dengan digitalisasi ini, setiap karya dapat diakses oleh siapa saja, kapan saja, dan di mana saja.

"Tak ada tempat yang lebih tepat untuk menyimpan koleksi karya pribadi selain di internet. Di samping abadi di sana, karya itu juga mudah diakses oleh siapa saja, kapan saja dan di mana saja," kata pengusaha yang juga seorang penulis, Denny JA saat merilis 300 karya selama 40 tahun, Sabtu (9/10/2021).

Menurutnya, proses digitalisasi ratusan karya tersebut dilakukan tim yang telah bekerja selama 8 tahun. Dari 300 karya Denny JA, 200 di antaranya sudah diterjemahkan atau diberi substitle bahasa Inggris. Antara lain 28 buku fiksi, 15 karya nonfiksi, 13 film, 66 video animasi.

Baca juga: 200 Karya Denny JA Diterjemahkan ke Dalam Bahasa Inggris

Juga sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris sebanyak 77 video opini yang terdiri dari 30 video tentang 30 tokoh Sufi, 18 video Isu sosial era Work From Home, dan 29 video tentang isu kemanusiaan.

Masih tersisa 83 buku lainnya masih dalam bahasa Indonesia (34 buku fiksi, 46 buku nonfiksi, 3 buku terkait). Saat ini 17 karya lainnya sedang berproses untuk ikut didigitalisasi.

Denny bercerita perubahan batinnya selama 40 tahun berkarya. "Dulu di era mahasiswa, saya menulis berorientasi komersial mencari tambahan untuk membayar uang kuliah. Saya datang dari keluarga yang sangat sederhana," katanya.

Namun sejak 8 tahun lalu, Denny tumbuh menjadi pengusaha sukses di bidang konsultan politik, properti dan hotel, convenience stores, Food and Beverages, serta tambang.

Baca juga: Satupena Disahkan Menkumham, Denny JA: Tenda Besar untuk Penulis

Ketika Denny mencapai financial freedom pada 2010, Denny JA memiliki waktu banyak untuk merenung dan menulis. Ia pun merasa terpanggil untuk kembali menulis. Namun orientasinya berubah. Ia tidak menerima penghasilan dari karyanya dan memutuskan menulis untuk berderma. Power of giving juga dapat diberilan melalui sumbangan karya yang digratiskan. Termasuk biaya digitalisasi 300 karya juga dibiayai sendiri.

Selama 40 tahun berkiprah, Denny juga mendapatkan penghargaan dalam dan luar negeri. Mulai dari penghargaan sastra tingkat ASEAN dari Malaysia, hingga penghargaan Time Magazine atas kiprahnya di dunia media sosial.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Hadapi Dominasi China...
Hadapi Dominasi China Dalam Ranah Digital, Indonesia Diimbau Waspadai Risiko Ketergantungan
Mengelola Sawit untuk...
Mengelola Sawit untuk Indonesia yang Kuat
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Cover Musik Jadi Cara...
Cover Musik Jadi Cara Generasi Digital Menunjukkan Kreativitas
Rekomendasi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Tekuk Irak 4-1, Erling Haaland Cetak Brace
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Berita Terkini
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Infografis
WHO: Gaza adalah Neraka...
WHO: Gaza adalah Neraka di Bumi, 300 Kematian Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved