Elektabilitas Moncer di Bursa Pilpres 2024, Ridwan Kamil: Saya Masih Istikharah

Sabtu, 09 Oktober 2021 - 20:38 WIB
loading...
Elektabilitas Moncer...
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan bakal mengumumkan partai politik (parpol) yang akan menjadi perahu politiknya pada pertengahan 2022 nanti.Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan bakal mengumumkan partai politik (parpol) yang akan menjadi perahu politiknya pada pertengahan 2022 nanti. Saat ini, dirinya masih istikharah untuk menentukan pilihannya.

"Saya masih istikharah terus terang, kalau lanjut gubernur periode kedua juga, mungkin posisinya sudah berpartai juga. Partai mana? mungkin di 2022 akan saya sampaikan, istikharah mana yang pas dulu," ungkap Kang Emil, Sabtu (9/10/2021).

Kang Emil mengaku akan terus menjaga hubungan baik ke semua pihak. Sebab dalam politik prinsipnya harus menjaga hubungan baik. “Jadi inget enggak saya bertemu dengan Pak AHY, Pak Airlangga hampir semua ketua partai juga pernah silaturahmi. Kemarin, PAN mengundang di Bali, minggu depan diundang PPP di Semarang. Intinya, saya menghormati undangan. Memang tak bisa dihindari ya kalau acara politik, partai politik, selalu ada pertanyaan yang mengarah ke 2024," kata Kang Emil. Baca juga: Buka Pintu untuk Ridwan Kamil, Anies, Erick, dan Khofifah, Strategi PAN Dongkrak Elektabilitas

Seperti diketahui, elektabilitas Ridwan Kamil di bursa calon presiden (Capres) 2024 dinilai moncer dan paling stabil selama satu tahun terakhir ini. Bahkan, orang nomor satu di Jawa Barat itu sukses menyisihkan nama-nama tokoh partai politik (parpol) yang digadang-gadang bakal maju ke ajang Pilpres 2024 melalui sejumlah hasil survei. Baca juga: Survei: Ganjar, Prabowo, dan Ridwan Kamil 3 Besar Capres 2024

Terakhir, hasil survei Indonesia Elections and Strategic (indEX) Research menunjukkan bahwa elektabilitas Ridwan Kamil terus menanjak beriringan dengan Ganjar Pranowo yang identik dengan PDIP dan Prabowo Subianto dengan Gerindra. Berdasarkan hasil survei tersebut, elektabilitas Ganjar mencapai 17,5% atau terpaut tipis dari Prabowo sebesar 17,1%. Posisi berikutnya ditempati oleh Ridwan Kamil dengan elektabilitas 13,8%. "Ganjar, Prabowo, dan RK (Ridwan Kamil) menguasai posisi tiga besar calon presiden, sedangkan Puan dan Airlangga merayap di papan bawah," ungkap peneliti indEX Research, Hendri Kurniawan.

Dia menilai, dalam satu setengah tahun, elektabilitas Ganjar dan Ridwan Kamil cenderung bergerak naik. Sebaliknya, kata dia, tren Prabowo diprediksi akan menurun. Survei Index Research dilakukan pada 21-30 September 2021 terhadap 1.200 orang mewakili seluruh provinsi di Indonesia. Survei dilakukan melalui telepon kepada responden yang dipilih acak dari survei sebelumnya sejak 2018 dengan margin of error ±2,9% dengan tingkat kepercayaan 95%.

Sedangkan, dalam survei Indikator periode 30 Juli-4 Agustus 2021 lalu, Ridwan Kamil tetap mampu bersaing, meski dikepung tokoh parpol. Dalam hasil survei Indikator tersebut, sebanyak 27,8% responden memilih Prabowo Subianto sebagai calon presiden jika pilpres digelar saat ini.

Ada pun posisi kedua ditempati Ganjar Pranowo dengan angka keterpilihan 21,4% dan posisi ketiga Anies Baswedan dengan raihan suara 14,8%. Ridwan Kamil sendiri berada di posisi keempat dengan raihan suara 6,9%. Di bawahnya, ada Sandiaga Uno dengan raihan suara 6,1%, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 5,9%, dan Khofifah Indar Parawansa 3,2%.

Pengamat politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Firman Manan menilai, posisi Ridwan Kamil dinilainya paling stabil dibanding tokoh lain. Dia juga menilai, responden survei melihat konsistensi kepala daerah dalam penanggulangan Covid-19 selama ini.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Poltracking: Elektabilitas...
Poltracking: Elektabilitas Prabowo Unggul di Atas Anies Baswedan
KPK Dalami Kunjungan...
KPK Dalami Kunjungan Luar Negeri Ridwan Kamil hingga Penukaran Uang Miliaran Rupiah
KPK Panggil Asisten...
KPK Panggil Asisten Ridwan Kamil saat Jabat Gubernur Jabar terkait Kasus BJB
Survei Median: Prabowo...
Survei Median: Prabowo Pimpin Elektabilitas Capres jika Pilpres Digelar Hari Ini
KPK Buka Peluang Periksa...
KPK Buka Peluang Periksa Aura Kasih terkait Dugaan Korupsi Bank BJB
KPK Buka Peluang Panggil...
KPK Buka Peluang Panggil Atalia Praratya dalam Kasus BJB
Ayu Aulia Minta Maaf...
Ayu Aulia Minta Maaf ke Ridwan Kamil dan Roby Kurniawan, Akui Unggahan soal Kehamilan Hanya Halusinasi
KPK Belum Panggil Ridwan...
KPK Belum Panggil Ridwan Kamil di Kasus BJB, Setyo Budiyanto: Sedang Dikaji
Ramadan Pertama Tanpa...
Ramadan Pertama Tanpa Ridwan Kamil, Atalia Praratya Pilih Fokus Ibadah
Rekomendasi
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Berita Terkini
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Penahanan dr Tifa: Babak...
Penahanan dr Tifa: Babak Baru atau Babak Terakhir
Dari Ploso, Gus Mashum...
Dari Ploso, Gus Mashum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Infografis
10 Bandara InJourney...
10 Bandara InJourney Airports Terbaik di Asia Pasifik 2024!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved