Hasil Survei: Nama Gus Baha Tempel Ketat KH Said Aqil di Bursa Ketum PBNU

Kamis, 07 Oktober 2021 - 20:55 WIB
loading...
Hasil Survei: Nama Gus...
KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau karib disapa Gus Baha masuk bursa ketua umum PBNU dalam muktamar ke-34 NU. Foto/Okezone
A A A
JAKARTA - KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau karib disapa Gus Baha masuk bursa ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam muktamar ke-34 NU berdasarkan survei yang dilakukan oleh Indostrategic. Gus Baha menduduki posisi keempat dengan persentase 12,4%.

Direktur Eksekutif Indostrategic Khoirul Umam menjelaskan, ulama muda asal Rembang itu menempel ketat posisi Ketum PBNU yang sekarang, KH Said Aqil Siradj yang ada di urutan ketiga. Sementara itu, di posisi teratas ada Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar, serta KH Hasan Mutawakkil Alallah di urutan kedua.

"Calon Ketum PBNU di posisi pertama KH Marzuki Mustamar dengan dukungan tertinggi sekitar 24,7% disusul KH Hasan Mutawakkil Alallah 22,2%, lalu KH Said Aqil Siraj 14,8% yang juga incumbent saat ini, lalu KH Bahaudin Nursalim atau Gus Baha 12,4%," tutur Umam melalui keterangannya, Kamis (7/10/2021). Baca juga: Ulama Kharismatik NTB Ingin KH. Said Aqil Siradj Pimpin NU Kembali

Adapun munculnya nama Gus Baha, sambung Umam mengindikasikan adanya penguatan ekspektasi warga Nahdliyin terhadap pemberian peran kepada kiai muda. Menurut dia, Gus Baha juga dinilai sebagai jawaban atas tradisi intelektual pesantren yang luntur beberapa waktu terakhir. Umam menjelaskan, kerap munculnya Gus Baha di berbagai chanel media sosial belakangan efektif untuk menambah popularitasnya di kalangan warga Nahdliyin secara umum. Baca juga: Kakak Kandung Menag dan KH Said Aqil Masuk Bursa Ketum PBNU di Muktamar ke-34 NU

Secara khusus, popularitas Gus Baha juga meningkat di wilayah Jawa Tengah, Yogjakarta dan Jawa Timur. "Media exposure Gus Baha di berbagai chanel media sosial belakangan ini juga menambah literasi keilmuan sekaligus popularitas nama Gus Baha di kalangan warga Nahdliyin," ungkapnya.

Umam menilai, di bawah kepemimpinan Kiai Said, PBNU memang mampu menunjukkan karakter berani dan tegas kepada kelompok-kelompok Islam radikal. Akan tetapi, di sisi lain, kepemimpinannya turut berimbas pada semakin lekatnya PBNU dalam kerja-kerja politik praktis. "Terlebih lagi, ketika kekuasaan saat ini, the ruling power dihadapkan pada tantangan eksploitasi politik identitas," tuturnya.

Survei Indostrategic dilakukan pada 23 Maret sampai dengan 5 April 2021 dengan melibatkan 1.200 orang responden yang merasa memiliki kedekatan dengan NU. Survei ini memiliki margin of error sebesar 3% dengan tingkat kepercayaan 95%.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBNU Tetapkan Ponpes...
PBNU Tetapkan Ponpes Tambakberas Jombang Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU
Muktamar ke-35 NU: Siapa...
Muktamar ke-35 NU: Siapa Layak Menjadi Rais Aam?
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Cak Imin: PKB Punya...
Cak Imin: PKB Punya Tanggung Jawab Moral Memikirkan Masa Depan NU
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
Hukum Ngaji Online Menurut...
Hukum Ngaji Online Menurut Gus Baha, Kapan Lewat Internet dan Kapan Harus Berguru Langsung?
28 PCNU se-Jateng Dukung...
28 PCNU se-Jateng Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Ponpes Lirboyo
Wilayah dan Cabang Desak...
Wilayah dan Cabang Desak Perubahan Total PBNU, Minta Muktamar ke-35 NU Digelar di Jakarta
Rekomendasi
Belajar Agama Lewat...
Belajar Agama Lewat Media Sosial, Ini Etika yang Harus Diperhatikan Muslim
Generasi Muda Diingatkan...
Generasi Muda Diingatkan Bijak Gunakan Gadget dan Media Sosial, Jangan Abaikan Kewajiban
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Berita Terkini
Ucapan Yang Mulia Takut...
Ucapan Yang Mulia Takut Ya Berbuntut Panjang, 2 Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi
Prabowo dan Modi Resmikan...
Prabowo dan Modi Resmikan Kerja Sama Indonesia-India untuk Konservasi Candi Prambanan
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Roy Suryo Jilid 2 Digelar di PN Jaksel 10 Juli 2026
Kejagung Sita 104 Ton...
Kejagung Sita 104 Ton Timah Milik Terpidana Tamron di Bangka Belitung
Program MBG Perkuat...
Program MBG Perkuat Keadilan Sosial Melalui Pemenuhan Gizi
Pancasila yang Kita...
Pancasila yang Kita Peringati, Pancasila yang Kita Khianati
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved