Mundur dari Partai Ummat, Syahrial Chan Beralasan Sudah Tidak Kondusif
Kamis, 07 Oktober 2021 - 09:05 WIB
loading...
Wakil Ketua DPD Partai Ummat Kota Depok Syahrial Chan membeberkan alasan dirinya mengundurkan diri dari Partai Ummat. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua DPD Partai Ummat Kota Depok Syahrial Chan membeberkan alasan dirinya mengundurkan diri dari Partai Ummat. Ia mengatakan saat itu dirinya sudah mulai membangun jaringan namun ditawarkan mengakomodir kelompok lain.
"Paling tidak kita sudah mulai bekerja, sudah mulai membangun jaringan tapi dihadapkan oleh DPP ditawarkan ya awalnya untuk mengakomodir kelompok lain, kelompok yang di luar partai," ujar Syahrial saat dihubungi, Rabu (6/10/2021). Baca juga: Mundur, Agung Mozin Cs Dinilai Gagal Mentransformasikan Ide dan Gagasan ke Partai Ummat
"Kelompok lain yang sama sekali belum pernah bekerja. Kami sudah membangun struktur sampai akhirnya resmi, tiba-tiba kami dianggap ada konflik. Konflik yang seperti apa? Kalau ada konflik-konflik apa? Itu yang sampai sekarang belum dijelaskan seperti apa ke 11 kabupaten kota," lanjut Syahrial.
Syahrial membeberkan bahwa dirinya mengakomodir pihak lain. Menurutnya, siapapun boleh masuk ke Partai Ummat. Kemudian, pihaknya disuruh islah yang mana Syahrial mengaku tidak tahu harus islah dengan siapa. Sebab itu, ia melihat kemungkinan ke depannya tidak kondusif, Syahrial memutuskan mengundurkan diri.
"Tapi belum apa-apa perlu digarisbawahi katanya suruh islah. Islah dengan siapa? Kami sudah membentuk sudah mulai bekerja kok. Saya melihat dinamika ke depannya itu sudah kemungkinan tidak kondusif, ya saya memutuskan untuk mengundurkan diri. Terlepas teman-teman lain melihat hal yang sama, itu kan masing-masing pilihan," jelas Syahrial.
"Paling tidak kita sudah mulai bekerja, sudah mulai membangun jaringan tapi dihadapkan oleh DPP ditawarkan ya awalnya untuk mengakomodir kelompok lain, kelompok yang di luar partai," ujar Syahrial saat dihubungi, Rabu (6/10/2021). Baca juga: Mundur, Agung Mozin Cs Dinilai Gagal Mentransformasikan Ide dan Gagasan ke Partai Ummat
"Kelompok lain yang sama sekali belum pernah bekerja. Kami sudah membangun struktur sampai akhirnya resmi, tiba-tiba kami dianggap ada konflik. Konflik yang seperti apa? Kalau ada konflik-konflik apa? Itu yang sampai sekarang belum dijelaskan seperti apa ke 11 kabupaten kota," lanjut Syahrial.
Syahrial membeberkan bahwa dirinya mengakomodir pihak lain. Menurutnya, siapapun boleh masuk ke Partai Ummat. Kemudian, pihaknya disuruh islah yang mana Syahrial mengaku tidak tahu harus islah dengan siapa. Sebab itu, ia melihat kemungkinan ke depannya tidak kondusif, Syahrial memutuskan mengundurkan diri.
"Tapi belum apa-apa perlu digarisbawahi katanya suruh islah. Islah dengan siapa? Kami sudah membentuk sudah mulai bekerja kok. Saya melihat dinamika ke depannya itu sudah kemungkinan tidak kondusif, ya saya memutuskan untuk mengundurkan diri. Terlepas teman-teman lain melihat hal yang sama, itu kan masing-masing pilihan," jelas Syahrial.
Lihat Juga :