Gantikan Ojek, Bajaj Bisa Jadi Alternatif Transportasi di Era New Normal
Selasa, 02 Juni 2020 - 14:52 WIB
loading...
A
A
A
Memang tidak dimungkiri, lanjut Felix, tantangan yang akan muncul kemungkinan besar datang dari pihak penyelenggara ojek saat ini. Menurut dia, hal itu masih bisa diatasi yakni dengan memberikan kesempatan kepada mereka untuk melakukan konversi dari sepeda motor ke bajaj.
Selain itu, pemerintah juga perlu membentuk tim yang terdiri dari berbagai kementerian/lembaga dengan syarat yang ketat untuk tidak saling mengambil keuntungan sektoral. Tujuannya agar ada angkutan yang sehat dan manusiawi serta modern.
Felix mencontohkan kendaraan lainnya yaitu becak nempel motor (bentor). Angkutan itu sudah lama beroperasi di daerah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. "Keberadaan bentor ini pun dapat dikembangkan menjadi moda angkutan pengganti ojek. Operasi ojek sudah menjamah hampir di seluruh pelosok Nusantara," jelas dia. (Baca juga: Pembatalan Haji Sepihak, Ketua Komisi VIII DPR: Mungkin Menag Enggak Tahu Undang-Undang ).
Ia menilai, peran angkutan umum masih tetap sangat vital di masa pandemi hingga masa kenormalan atau kebiasaan baru. Karena itu, dirinya berharap pemerintah harus turun tangan membenahi dengan tujuan untuk memberi jaminan kepada rakyat terkait ketersediaan angkutan umum yang sehat dan manusiawi, serta dengan tarif yang terjangkau.
Selain itu, pemerintah juga perlu membentuk tim yang terdiri dari berbagai kementerian/lembaga dengan syarat yang ketat untuk tidak saling mengambil keuntungan sektoral. Tujuannya agar ada angkutan yang sehat dan manusiawi serta modern.
Felix mencontohkan kendaraan lainnya yaitu becak nempel motor (bentor). Angkutan itu sudah lama beroperasi di daerah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. "Keberadaan bentor ini pun dapat dikembangkan menjadi moda angkutan pengganti ojek. Operasi ojek sudah menjamah hampir di seluruh pelosok Nusantara," jelas dia. (Baca juga: Pembatalan Haji Sepihak, Ketua Komisi VIII DPR: Mungkin Menag Enggak Tahu Undang-Undang ).
Ia menilai, peran angkutan umum masih tetap sangat vital di masa pandemi hingga masa kenormalan atau kebiasaan baru. Karena itu, dirinya berharap pemerintah harus turun tangan membenahi dengan tujuan untuk memberi jaminan kepada rakyat terkait ketersediaan angkutan umum yang sehat dan manusiawi, serta dengan tarif yang terjangkau.
(zik)
Lihat Juga :