Sebut Kubu Moeldoko Tercerai Berai, Kubu AHY: Tak Lama Lagi Tumbang
Senin, 04 Oktober 2021 - 10:23 WIB
loading...
Koordinator Jubir Partai Demokrat kubu AHY, Herzaky Mahendra Putra menyebutkan bahwa KLB Deli Serdang pimpinan Moeldoko sudah tercerai berai dan tidak lagi memiliki kekuatan mumpuni. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Herzaky Mahendra Putra menyebutkan bahwa KLB Deli Serdang pimpinan Moeldoko sudah tercerai berai dan tidak lagi memiliki kekuatan mumpuni.
Hal tersebut diungkapkan Herzaky saat menggelar keterangan pers Partai Demokrat dengan tema 'Demokrat Berkoalisi Dengan Rakyat vs Moeldoko Berkoalisi Dengan Yusril' di Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng Jakarta Pusat, Minggu (3/10/2021). Baca juga: Demokrat AHY Ultimatum Moeldoko, Minta Maaf atau Kehilangan Nama Baik
"Bukankah saat ini Tim KSP Moeldoko pun sudah cerai berai. Max Sopacua mundur teratur. Cornel Simbolon mundur. Nazarudin pun sebagai salah satu investor keluar dari koalisi," ujar Herzaky.
Herzaky mengungkapkan keuangan dari kubu KLB Deli Serdang pimpinan Moeldoko sudah kian seret dan ia meyakini dipastikan tidak lama lagi akan tumbang.
"Posisi Nazarudin digantikan oleh Muhamad Azhari, mantan kader yang sudah menjadi anggota partai lain. Keuangan tim pun sudah seret. Karena argometer jalan terus tapi hasil tak kunjung tiba. Bahkan KSP Moeldoko sudah tidak mempercayai tim Marzuki Alie dan menggunakan orang-orang terdekatnya di KSP, inisal ES," jelas Herzaky.
Hal ini kata Herzaky masih ditambah dengan pemalsuan tanda tangan yang dilakukan oleh Tim Kuasa Hukum Partai Demokrat KLB Deliserdang Rusdiansyah dan sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Baca juga: Jubir Tegaskan Penunjukan AHY di Kongres V Partai Demokrat Sudah Demokratis
"Mereka marah karena diduga ulah Rusdiansyah yang memalsukan tanda tangan kader Partai Demokrat untuk menggugat Ketum AHY. Kader tersebut sekarang sudah melaporkan Rusdiansyah ke polisi pada tanggal 18 April 2021. Kami meminta agar pihak Polda Metro Jaya memprosesnya segera," tegas Herzaky.
Hal tersebut diungkapkan Herzaky saat menggelar keterangan pers Partai Demokrat dengan tema 'Demokrat Berkoalisi Dengan Rakyat vs Moeldoko Berkoalisi Dengan Yusril' di Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng Jakarta Pusat, Minggu (3/10/2021). Baca juga: Demokrat AHY Ultimatum Moeldoko, Minta Maaf atau Kehilangan Nama Baik
"Bukankah saat ini Tim KSP Moeldoko pun sudah cerai berai. Max Sopacua mundur teratur. Cornel Simbolon mundur. Nazarudin pun sebagai salah satu investor keluar dari koalisi," ujar Herzaky.
Herzaky mengungkapkan keuangan dari kubu KLB Deli Serdang pimpinan Moeldoko sudah kian seret dan ia meyakini dipastikan tidak lama lagi akan tumbang.
"Posisi Nazarudin digantikan oleh Muhamad Azhari, mantan kader yang sudah menjadi anggota partai lain. Keuangan tim pun sudah seret. Karena argometer jalan terus tapi hasil tak kunjung tiba. Bahkan KSP Moeldoko sudah tidak mempercayai tim Marzuki Alie dan menggunakan orang-orang terdekatnya di KSP, inisal ES," jelas Herzaky.
Hal ini kata Herzaky masih ditambah dengan pemalsuan tanda tangan yang dilakukan oleh Tim Kuasa Hukum Partai Demokrat KLB Deliserdang Rusdiansyah dan sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Baca juga: Jubir Tegaskan Penunjukan AHY di Kongres V Partai Demokrat Sudah Demokratis
"Mereka marah karena diduga ulah Rusdiansyah yang memalsukan tanda tangan kader Partai Demokrat untuk menggugat Ketum AHY. Kader tersebut sekarang sudah melaporkan Rusdiansyah ke polisi pada tanggal 18 April 2021. Kami meminta agar pihak Polda Metro Jaya memprosesnya segera," tegas Herzaky.
(kri)
Lihat Juga :