Vaksin Terbukti Beri Perlindungan, Masyarakat Tak Perlu Lagi Menolak
Minggu, 03 Oktober 2021 - 13:38 WIB
loading...
A
A
A
Reisa mengatakan vaksin Covid-19 melengkapi ikhtiar untuk mendapatkan perlindungan terhadap virus Covid-19. "Bagi yang belum divaksin, segeralah vaksin. Lengkapi dua dosis dan pastikan dengan merek yang sama dosis pertama dan kedua. Tidak perlu pilih-pilih vaksin, semua vaksin terbukti memberikan proteksi yang efektif," ujarnya.
Dia menjelaskan peningkatan capaian vaksinasi Covid-19 di tanah air saat ini luar biasa cepatnya. "Apalagi dengan datangnya vaksin belakangan ini membuat masyarakat juga makin banyak yang sudah divaksin," imbuhnya.
Dia menuturkan jumlah masyarakat yang masih menolak vaksin Covid-19 saat ini sangat sedikit, tidak sampai 8% dari total penduduk Indonesia berdasarkan data Satgas Perubahan Perilaku, beberapa bulan lalu. Salah satu hal yang membuat sebagian masyarakat menolak vaksin Covid-19 karena memiliki penyakit penyerta.
Penyebab lainnya karena tidak percaya vaksin Covid-19. Kelompok masyarakat ini kemungkinan terpapar hoaks atau kabar bohong mengenai vaksin. Sehingga, dia mengimbau agar masyarakat betul-betul memilah informasi, mana yang akurat dan sumbernya terpercaya.
Selain itu, masyarakat seharusnya mendengar pendapat orang yang memang kompeten bicara mengenai vaksin dan Covid-19. "Sehingga tidak ada lagi termakan hoaks atau mitos-mitos terkait vaksin," pungkasnya.
Dia menjelaskan peningkatan capaian vaksinasi Covid-19 di tanah air saat ini luar biasa cepatnya. "Apalagi dengan datangnya vaksin belakangan ini membuat masyarakat juga makin banyak yang sudah divaksin," imbuhnya.
Dia menuturkan jumlah masyarakat yang masih menolak vaksin Covid-19 saat ini sangat sedikit, tidak sampai 8% dari total penduduk Indonesia berdasarkan data Satgas Perubahan Perilaku, beberapa bulan lalu. Salah satu hal yang membuat sebagian masyarakat menolak vaksin Covid-19 karena memiliki penyakit penyerta.
Penyebab lainnya karena tidak percaya vaksin Covid-19. Kelompok masyarakat ini kemungkinan terpapar hoaks atau kabar bohong mengenai vaksin. Sehingga, dia mengimbau agar masyarakat betul-betul memilah informasi, mana yang akurat dan sumbernya terpercaya.
Selain itu, masyarakat seharusnya mendengar pendapat orang yang memang kompeten bicara mengenai vaksin dan Covid-19. "Sehingga tidak ada lagi termakan hoaks atau mitos-mitos terkait vaksin," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :