BNN Sebut Pondok Pesantren Jadi Sasaran Peredaran Narkoba

Jum'at, 01 Oktober 2021 - 18:36 WIB
loading...
BNN Sebut Pondok Pesantren...
Badan Narkotika Nasional (BNN) menyebut pondok pesantren (Ponpes) saat ini menjadi target peredaran narkoba. Foto ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) menyebut pondok pesantren (Ponpes) saat ini menjadi target peredaran narkoba.

Deputi Bidang Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) BNN, Irjen Pol Sufyan Syarif mengatakan, berdasarkan data BNN peredaran narkoba di Indonesia terbilang sangat masif. Pada 2021 ada lebih dari 2.884 kawasan rawan narkoba dengan kategori waspada dan bahaya.

"Daerah rawan ini tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Ini merupakan tugas besar bagi kita bersama agar semua elemen turut bekerja sama membantu pencegahan penyebaran narkoba ini," katanya saat menyampaikan materi dalam forum Mudzakkarah dan Rakernas Gannas Annar MUI secara virtual, Kamis (30/9/2021).Baca juga: Kepala BNN Karawang: 80 Persen Peredaran Narkoba Melalui Jalur Laut

Menurut Sufyan, penyebaran narkoba tidak pandang bulu melihat sasarannya bisa masuk semua umur, semua kalangan, bahkan pondok pesantren sekalipun bisa menjadi tempat peredaran barang berbahaya ini. Dia juga menyampaikan betapa mirisnya kondisi ini jika dicermati sebab sudah sering pemerintah melakukan upaya edukasi terkait kasus ini.Baca juga: Sebanyak 324 Kg Sabu Asal Thailand Berhasil Digagalkan BNN

"Padahal sudah jelas dampaknya sangat berbahaya, berbagai penyakit baik fisik dan psikis bisa timbul akibat memakai barang ini. TBC, stroke, AIDS, dan penyakit serius lainnya. Ini ancaman besar untuk generasi kita," ujar Sufyan.

Dalam kegiatan yang dihadiri pengurus Gannas Annar dari seluruh Indonesia secara virtual ini, Sufyan mengimbau kepada seluruh elemen untuk turut berpartisipasi aktif dalam mengawasi, mencegah penyebaran narkoba dan memberdayakan masyarakat setempatnya masing-masing agar Indonesia bisa bersih dari peredaran barang haram ini.

"Berbagai jenis narkoba sering ditemukan di masyarakat kerap kali yang sering kami temukan adalah sabu. Barang ini sering di temukan di berbagai kalangan, tanpa mereka ketahui dampak yang ditimbulkan akibat pemakaian yang berkepanjangan seperti apa dan BNN di sini siap membantu masyarakatnya yang ingin sembuh dari pemakaian narkoba," kata Sufyan.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1 Polisi Gugur dan 2...
1 Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Residivis Narkoba, Bareskrim Buru Bandar
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
BNN-Bea Cukai Sita 3,37...
BNN-Bea Cukai Sita 3,37 Ton Narkotika, Sahroni: Kejar Bandar Utamanya
Bea Cukai dan BNN Gagalkan...
Bea Cukai dan BNN Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Ganja dari Thailand
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda...
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda Bali Gagalkan Peredaran 937 Butir Narkoba Jenis Mephedrone
Rekomendasi
AllianzGI Sebut Pasar...
AllianzGI Sebut Pasar Global Masih Resilien, Seleksi Aset Jadi Kunci di Tengah Ketidakpastian
Muncul Siklon Tropis...
Muncul Siklon Tropis Maysak, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Berita Terkini
Gus Ipul Dukung Usulan...
Gus Ipul Dukung Usulan Sutan Takdir Alisjahbana Jadi Pahlawan: Pejuang Bahasa Indonesia
KPK terkait OTT Bupati...
KPK terkait OTT Bupati Langkat: Suap Proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perkim
3 Pejabat Bea Cukai...
3 Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp63,5 Miliar Terkait Kasus Impor Barang
Petisi Ahli Tampung...
Petisi Ahli Tampung Seluruh Masukan Organisasi Hukum Terkait RUU Advokat
PAN Tak Beri Bantuan...
PAN Tak Beri Bantuan Hukum ke Bupati Langkat yang Kena OTT KPK, Viva Yoga: Tanggung Jawab Pribadi
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved