Gara-gara Kisruh Demokrat, Yusril Dijuluki 7 Million Dollars Lawyer

Jum'at, 01 Oktober 2021 - 14:08 WIB
loading...
Gara-gara Kisruh Demokrat,...
Yusril Ihza Mahendra mengaku mendapat julukan 7 Million Dollar Lawyer setelah mengajukan judicial review AD/ART Partai Demokrat ke MA. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Advokat kawakan Yusril Ihza Mahendra mengungkapkan dirinya mendapat julukan baru, 7 Million Dollars Lawyer. Julukan ini diperolehnya setelah disebut-sebut Partai Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ) meminta fee Rp100 miliar untuk menggunakan jasanya.

Julukan tersebut disematkan pada Yusril oleh sesama teman pengacara dan diunggahnya lewat cuitan di akun twitter pribadinya @Yusrilihza_Mhd, Jumat (1/10/2021). "Hehehe saya kini dapat julukan Pengacara 100 Milyar.. 7 Million Dollars Lawyer," cuit Yusril.

Baca juga: Dituding Terima Rp100 Miliar Bela Moeldoko, Yusril: Advokat Itu Pasif

Tarif jasa Yusril bahkan disebut-sebut melebihi pengacara kondang Hotman Paris."Ada temen lawyer lain yang bilang: Honor ente sekarang sudah kalahkan honor Pak Boss Hotman Paris". "Ah, yang bener" saya bilang. "Mana bisa awak kalahkan Bang Hotman. Awak ini apalah..." tambah Yusril.

"Panjang umur murah rejeki. Hehehe salam hormat saya sama Pak Boss @hotmanParis semoga sehat selalu, Pak Boss," cuit Yusril Ihza Mahendra.

Baca juga: Yusril Gugat AD/ART Demokrat ke MA, Pakar Hukum: Secara Ketatanegaraan Mustahil

Yusril Ihza Mahendra juga me-retweet pernyataan terkait fee sebagai kuasa hukum tidak menyalahi prosedur yang diunggah oleh akun @saefulloh67.

"Padahal pengacara mah bebas2 saja mau minta fee berapa.... Yang ga boleh itu kalau pejabat negara minta fee proyek," kata Saefulloh."Nah ini nyang bener," pungkas Yusril.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Pemerintah Hormati Putusan...
Pemerintah Hormati Putusan Kasus Andrie Yunus, Yusril: Wujud Independensi Peradilan
AHY Ungkap Ego Sektoral...
AHY Ungkap Ego Sektoral Jadi Hambatan Tata Kelola Kebandarudaraan
AHY Targetkan Bandara...
AHY Targetkan Bandara Soekarno-Hatta Tembus 10 Besar Terbaik Dunia di 2029
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
Rekomendasi
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
Berita Terkini
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak...
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan Korsel
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved