KPK Punya Lima Kasus yang Harus Dituntaskan Segera
Selasa, 02 Juni 2020 - 09:52 WIB
loading...
A
A
A
“Semula bos Gadjah Tunggal itu disebut-sebut bersembunyi di Singapura. Namun, sumber IPW di KPK menyebutkan bahwa pasangan suami-istri itu sejak beberapa bulan terakhir berada di Shanghai, China,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Selasa (2/6/2020).
Kasus keempat, IPW mendesak KPK untuk melanjutkan pemeriksaan terhadap sejumlah orang yang sudah ditetapkan tersangka. Namun, belum dilakukan penahanan, antara lain, tersangka dugaan korupsi pengadaan helikopter Agusta Westland 101 di TNI, Irfan Kurnia Saleh.
Terakhir, Neta meminta Firli dan kawan-kawan untuk segera memastikan status hukum sejumlah tokoh yang pernah diperiksa sebagai saksi kasus korupsi, seperti Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar. Cak Imin, sapaan akrabnya, terakhir diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada 29 Desember 2019. (Baca juga: Buron Tiga Bulan, KPK Tangkap Eks Sekretaris MA Nurhadi dan Menantu)
Neta menuturkan langkah itu penting untuk memberikan kepastian hukum sehingga KPK tidak menyandera nasib seseorang. “Sikap kepastian hukum ini akan membuat publik yakin bahwa kinerja Firli sangat berbeda dan lebih baik dari kinerja KPK era sebelumnya,” pungkasnya.
Kasus keempat, IPW mendesak KPK untuk melanjutkan pemeriksaan terhadap sejumlah orang yang sudah ditetapkan tersangka. Namun, belum dilakukan penahanan, antara lain, tersangka dugaan korupsi pengadaan helikopter Agusta Westland 101 di TNI, Irfan Kurnia Saleh.
Terakhir, Neta meminta Firli dan kawan-kawan untuk segera memastikan status hukum sejumlah tokoh yang pernah diperiksa sebagai saksi kasus korupsi, seperti Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar. Cak Imin, sapaan akrabnya, terakhir diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada 29 Desember 2019. (Baca juga: Buron Tiga Bulan, KPK Tangkap Eks Sekretaris MA Nurhadi dan Menantu)
Neta menuturkan langkah itu penting untuk memberikan kepastian hukum sehingga KPK tidak menyandera nasib seseorang. “Sikap kepastian hukum ini akan membuat publik yakin bahwa kinerja Firli sangat berbeda dan lebih baik dari kinerja KPK era sebelumnya,” pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :