Mahfud MD: Tudingan Pemerintah Anti-Islam Sangat Keliru

Kamis, 30 September 2021 - 04:24 WIB
loading...
Mahfud MD: Tudingan...
Menko Polhukam Mahfud MD menilai tudingan yang menyebut pemerintah anti agama Islam adalah sesuatu yang sangat keliru. Foto: SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD menilai tudingan yang menyebut pemerintah anti agama Islam adalah sesuatu yang sangat keliru. Sebab, Indonesia bukanlah negara Islam, melainkan negara islami.

"Enggak ada politik anti-Islam, itu di mana? Indonesia bukan negara Islam tapi negara islami. Kan berbeda Islam dengan Islami," ujar Mahfud dalam sebuah diskusi daring, Rabu (29/9/2021) malam.

Baca juga: Kepada Mahfud MD, Ormas Islam Berharap Pemerintah Aktif Membangun Dialog

Oleh karena itu, Mahfud kembali menegaskan bahwa pemerintah sama sekali tidak memiliki pandangan anti terhadap Islam. Hal ini dibuktikan banyak kader ormas Islam yang kini menduduki jabatan di eksekutif maupun legislatif.

Menurut Mahfud, jika dilihat dari pemegang jabatan di rumpun eksekutif maupun legislatif, hampir seluruhnya beragama Islam. Bahkan organisasi masyarakat (ormas) Islam, seperti Nahdatul Ulama, Muhammadiyah, hingga HMI, cukup aktif.

"Kalau mau disebut ormasnya NU, Muhammadiyah, HMI, dominan sekali di eksekutif dan legislatif," ucapnya.

Dia menyebutkan beberapa jabatan yang sekarang dipimpin oleh orang Islam, antara lain Ketua Mahkamah Agung (MA) M Syarifuddin yang merupakan aktivis HMI. Kemudian, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman yang juga beragama Islam.

Baca juga: Aktualisasi Ajaran Islam dalam Kehidupan Sehari-hari Jadi Tantangan Muslim

"Sekarang Islam semua, dan enggak ada itu politik anti-Islam karena semua kebijakan. Kebijakan itu yang dituntut orang Islam, kaum muslimin itu, kan dipenuhi semua," katanya.

Contoh lain untuk memperkuat bukti bahwa pemerintah tidak anti terhadap Islam adalah beberapa kebijakan yang dibuat. Mulai dari Undang-Undang Nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren hingga ditekennya Perpres Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren.

"Sekarang pemerintah membuat Perpres dana abadi untuk pesantren di mana negara menyediakan dana sekian triliun, itu untuk pengembangan pesantren. Enggak boleh diotak-atik itu untuk pesantren. Coba yang begitu, bagaimana mau dikatakan anti Islam," tandasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Paradoks NU: Ketika...
Paradoks NU: Ketika Membesar, Jangan Sampai Kehilangan Akar
Di Forum Internasional...
Di Forum Internasional Malaysia, PUI Tegaskan Dukungan Pembebasan Ghannouchi
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
Atasi Kebocoran Data...
Atasi Kebocoran Data Ekspor, Mahfud MD Dorong Penguatan PT DSI
Hidayat Nur Wahid Apresiasi...
Hidayat Nur Wahid Apresiasi Kesepakatan Ormas Islam soal Penetapan Iduladha 27 Mei 2026
Rekomendasi
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved