Buya Syafii Maarif Sebut Tak Bijak Bicara Pemakzulan Presiden
Selasa, 02 Juni 2020 - 06:22 WIB
loading...
Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif menyatakan, dalam situasi pandemi virus Corona, mengajak semua elemen bahu membahu dan sinergis. Foto/SINDOnews
A
A
A
SEMARANG - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Ahmad Syafii Ma'arif menyatakan, dalam situasi sangat berat yang sedang dipikul oleh bangsa dan negara Indonesia dengan situasi pandemi virus Corona (Covid-19), mengajak semua elemen bahu membahu untuk mencari jalan keluar dan sinergis.
(Baca juga: Sebanyak 333.415 Spesimen Diperiksa untuk Temukan Kasus Positif Covid-19)
"Amatlah tidak bijak jika ada sekelompok orang berbicara tentang pemakzulan presiden yang dikaitkan dengan kebebasan berpendapat dan prinsip konstitusionalitas," kata Buya Syafii Maarif dalam siaran pers, Selasa (2/6/2020).
(Baca juga: New Normal di Daerah Disesuaikan Hasil Kajian Epidemiologi Covid-19)
Pernyaatan Buya tersebut menanggapi acara MAHUTAMA dan Kolegium Jurist Institute yang menyelenggarakan webinar nasional bertema 'Menyoal Kebebasan Berpendapat dan Konstitusionalitas Pemakzulan Presiden di Era Pandemi Corona.
(Baca juga: Sebanyak 333.415 Spesimen Diperiksa untuk Temukan Kasus Positif Covid-19)
"Amatlah tidak bijak jika ada sekelompok orang berbicara tentang pemakzulan presiden yang dikaitkan dengan kebebasan berpendapat dan prinsip konstitusionalitas," kata Buya Syafii Maarif dalam siaran pers, Selasa (2/6/2020).
(Baca juga: New Normal di Daerah Disesuaikan Hasil Kajian Epidemiologi Covid-19)
Pernyaatan Buya tersebut menanggapi acara MAHUTAMA dan Kolegium Jurist Institute yang menyelenggarakan webinar nasional bertema 'Menyoal Kebebasan Berpendapat dan Konstitusionalitas Pemakzulan Presiden di Era Pandemi Corona.
Lihat Juga :