LBH DPN Indonesia Komitmen Bantu Masyarakat Tanpa Lihat Status Sosial

Rabu, 29 September 2021 - 04:11 WIB
loading...
LBH DPN Indonesia Komitmen...
Presiden DPN Indonesia, Faizal Hafied mengatakan, adanya LBH merupakan upaya dari DPN Indonesia, untuk membantu masyarakat kecil yang tidak mampu. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Presiden Dewan Pengacara Nasional (DPN) Indonesia, Faizal Hafied mengatakan, adanya lembaga bantuan hukum ( LBH ) merupakan upaya dari DPN Indonesia untuk membantu masyarakat kecil yang tidak mampu yang membutuhkan bantuan hukum dalam mencari keadilan.

Baca juga: LBH Bulan Bintang Akan Beri Bantuan Hukum kepada Anggota Legislator DPRD Morowali

Hal ini dikatakan Faizal merespons pendirian LBH DPN Indonesia, di sebelah Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat yang Juga merupakan Pengadilan Niaga-HAM-Tipikor-Hubungan Industrial.

Baca juga: LBH Yogyakarta Dilempar Bom Molotov oleh Orang Tak Dikenal

"Pendirian LBH DPN Indonesia ini ditujukan untuk membantu masyarakat tanpa melihat status sosial, ekonomi, Suku, Agama dan Etnis, serta pilihan politik, semua ditujukan untuk mereka yang mencari keadilan," kata Faizal Hafied, Selasa (28/9/2021).

"Kerja ini merupakan kerja sosial, untuk bangsa dan negara. Ditujukan untuk rakyat kecil yang membutuhkan bantuan untuk mencari keadilan. Ke depannya akan disusul di seluruh provinsi di Indonesia," tambahnya.

LBH DPN Indonesia akan diperkuat sejumlah advokat, di antaranya Managing Director Dr (Can) Roni Suminto, Direktur Pidana Krisnadi Bremi, Direktur Perdata Ihsan Firmansyah, Direktur Magang & Keanggotaan Faruqi Robbani, Direktur Kerja sama & Filantropi Fritz Paris Junior Hutapea.

"Serta staf-staf LBH DPN Indonesia juga adalah lulusan-lulusan terbaik dengan predikat cumlaude dari Fakultas Hukum seluruh Indonesia. LBH ini akan diisi para lulusan terbaik dari universitas di seluruh Indonesia, serta dari 33.000 alumni pendidikan khusus profesi advokat yang dilakukan FHP Law School," ujarnya.

Faizal menambahakan, selain memberikan bantuan hukum ke masyarakat, LBH DPN Indonesia juga memberi kesempatan bagi para calon advokat untuk magang baik dengan sistem Luring (offline), daring (online) maupun hybrid (offline & online) sebelum dilantik sebagai advokat.

"DPN Indonesia membuka kesempatan bagi seluruh calon advokat yang telah melakukan PKPA untuk bisa magang di LBH DPN Indonesia dengan 3 sistem tersebut sebagai kontribusi calon advokat, bagi bangsa dan negaranya," ujarnya.

Diketahui, DPN Indonesia juga telah selesai melaksanakan PKPA Merah Putih yang diikuti oleh 410 calon advokat lulusan dari universitas diseluruh Indonesia yang berhasmemecahkan rekor nasional penyelenggaraan PKPA dengan jumlah terbesar yang pernah dilaksanakan oleh organisasi advokat di Indonesia.

Spesialnya lagi 250 peserta diantaranya adalah mahasiswa berprestasi baik akademik maupun non-akademik serta lulusan terbaik dengan predikat cumlaude dari universitas di seluruh Indonesia.

Selanjutnya DPN Indonesia kembali Akan Mengelar Program PKPA Sumpah Pemuda yang akan dilaksanakan Pada tanggal 28 Oktober-28 November 2021 dan Memanggil Lulusan Fakultas Hukum di seluruh Indonesia untuk mengikuti PKPA Sumpah Pemuda tersebut.

DPN Indonesia juga telah menggelar ujian profesi advokat (UPA) gelombang ke-4. Ujian telah dilakukan secara online (daring) pada Sabtu (25/9/2021) yang diikuti 300 lebih peserta dari seluruh Indonesia. Sampai Priode ke-4 ini berarti sudah ribuan yang ujian advokat di DPN Indonesia.

"DPN Indonesia juga akan melakukan pelantikan dan penyumpahan advokat pada Oktober-Desember 2021 yang dilakukan di seluruh wilayah di Indonesia," tutup Faizal.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sahroni: Dengan UU Polri...
Sahroni: Dengan UU Polri Baru, Transparansi Penegakan Hukum Akan Lebih Meningkat
Polri Tetapkan 13 Tersangka...
Polri Tetapkan 13 Tersangka Sepanjang 2026 Terkait Haji Ilegal
ICW Pertanyakan Komitmen...
ICW Pertanyakan Komitmen Pemerintah Tegakkan Hukum terhadap Peredaran Rokok Ilegal
Pelantikan Pengurus...
Pelantikan Pengurus Peradi Profesional Trending di Medsos, Publik Bicara Reformasi Advokat
Pesan Khusus Ketua KPK...
Pesan Khusus Ketua KPK dan Wamenkum di Pelantikan Peradi Profesional
Jaksa Agung Sebut Denda...
Jaksa Agung Sebut Denda Damai Jadi Solusi Penyelesaian Tindak Pidana Ekonomi
Mama Sinta Laporkan...
Mama Sinta Laporkan Ketua LBH Merauke ke Polda Metro Jaya Terkait Film Pesta Babi
Polda Metro Jaya Tak...
Polda Metro Jaya Tak Bawa Seluruh Bukti di Sidang Praperadilan, TAUD: Hambat Penegakan Hukum
Komdigi Dorong Sinkronisasi...
Komdigi Dorong Sinkronisasi Penegakan Hukum Ruang Digital
Rekomendasi
Bek Arab Saudi Abdulelah...
Bek Arab Saudi Abdulelah al-Amri Koyak Gawang Uruguay di Babak Pertama
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Sambut 1 Muharram, Ulama...
Sambut 1 Muharram, Ulama Ajak Masyarakat Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan Umat
Berita Terkini
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved