Kemenkes dan Kemlu Diminta Lakukan Diplomasi Agar Jamaah Umrah Tak Perlu Vaksin Booster

Selasa, 28 September 2021 - 17:38 WIB
loading...
Kemenkes dan Kemlu Diminta...
Kemenag meminta Kemenkes dan Kemlu melakukan upaya diplomasi agar jamaah umrah Indonesia tak perlu lagi menggunakan vaksin dosis ketiga atau booster. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Sosial (Kemensos) membahas pemanfaatan vaksin booster atau vaksin dosis ketiga untuk jamaah umrah Indonesia.

“Jika memang harus menggunakan booster, bagaimana skema pemanfaatannya. Ini tentunya memerlukan kebijakan dan akan kami konsultasikan di level pimpinan masing-masing kementerian," ucap Sesditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Ramadhan Harisman, Selasa (28/9/2021). Baca juga: Soal Syarat Umrah, Menag Akan Terbang ke Arab Saudi

Ramadhan meminta Kemenkes dan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) melakukan upaya diplomasi agar calon jamaah tidak perlu lagi menggunakan booster. “Jadi jamaah yang sudah vaksin dengan dua dosis lengkap tidak perlu lagi menggunakan booster,” ucapnya. Baca juga: Arab Saudi Ungkap 10 Juta Jamaah Laksanakan Umrah Sejak Oktober 2020

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus, Nur Arifin mengatakan, perlunya pembahasan bersama antara Menteri Agama dan Menteri Kesehatan terkait kemungkinan adanya kebijakan pemanfaatan vaksin booster bagi jamaah umrah.

Seperti diketahui, WHO dan Pemerintah Arab Saudi telah mengakui penggunaan vaksin Sinovac. Namun demikian, Pemerintah Arab Saudi tetap mewajibkan pemberian dosis ketiga atau booster dengan vaksin yang diakui Arab Saudi yaitu Pfizer, AstraZeneca, Moderna, dan Johnson and Johnson.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Kisah Perjuangan Putri...
Kisah Perjuangan Putri Buruh Terasi Rembang Raih Doktor dari UIN Walisongo
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Rekomendasi
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
Lakukan 7 Hal Ini agar...
Lakukan 7 Hal Ini agar Para Pekerja Tak Stres Usai Libur Lebaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved