IPB: Teluk Weda Miliki Potensi Dikembangkan Agromaritim

Senin, 27 September 2021 - 20:17 WIB
loading...
IPB: Teluk Weda Miliki...
Desa Kulo Jaya, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, memiliki potensi luar biasa untuk dikembangkan menjadi kawasan Agromaritim.
A A A
HALMAHERA TENGAH - Wakil Kepala Bidang Penguatan, Sumberdaya, Kerja Sama dan Pengembangan Institut Pertanian Bogor (IPB), Faiz Syuaib, menilai Desa Kulo Jaya, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, memiliki potensi luar biasa untuk dikembangkan menjadi kawasan Agromaritim. Namun potensi yang dimiliki masyarakat di Bumi Fagoguru tersebut tak memiliki arti, apabila tidak dimanfaatkan masyarakat setempat.

"Banyak lahan tidur di sini tapi belum dimanfaatkan karena orang takut, makanya diperlukan pilot project. Mudah-mudahan dimulai lahan 10 hektar yang disediakan Pak Kades Kulo Jaya itu, akan menjadi potensi luar biasa," kata Faiz Syuaib dalam pertemuan dengan Tim Pilot Project pengembangan model perluasan kesempatan kerja berbasis kawasan tahun 2021 di kantor Kepala Desa Kulo Jaya, pada Minggu (26/9/2021).

Faiz menjelaskan sebagai pendamping pilot project, pihaknya akan melakukan maping potensi seluruh potensi yang dimiliki Desa Kulo Jaya. Termasuk keinginan masyarakat Kulo Jaya untuk beternak ikan secara instant.

"Air sangat bagus, akan kita cek semuanya termasuk kondisi tanahnya. Jenis ikan apa yang akan kita kembangkan dan beternaknya seperti apa, apalagi secara instant. Minimal apa yang dihasilkan warga di sini, akan diserap industri, maka semakin lama akan berkembang dan semakin besar," ujar Faiz.

Sedangkan pakar Asisten Wakil Kepala Bidang Investasi IPB, Nuning Kusumawardani menyatakan akan mengkaji mendalam terlebih dulu kondisi sosial ekonomi masyarakat Kulo Jaya, yang akan digunakan sebagai pilot project program pengembangan perluasan kesempatan kerja berbasis kawasan Kemnaker pada 2021.

"Kalau diperbolehkan saya ingin diskusi dengan masyarakat sekitar apa kendala dan program apa yang kira-kira cocok kita terapkan di sini," ujarnya.

Nuning mengatakan masalah peternakan dan perikanan akan sulit diatasi apabila masalah sosial ekonomi masyarakatnya belum digali secara komprehensif untuk mengetahui jenis keterampilan dan pelatihan yang dapat dilaksanakan di Kulo Jaya untuk meningkatkan keterampilan masyarakat sehingga tidak hanya di budidaya perikanan saja tetapi juga pengolahan.

"Jadi bisa melihat mana yang potensial dan dibudidayakan. Kalau tidak bisa dijual di sini, kita coba awal sehingga nilai tambahnya lebih baik lagi," katanya.

Sementara External Relations PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Yudi Santoso menyatakan sebanyak 21.000 tenaga kerja lokal bekerja di IWIP, dan 5000 orang bekerja di kontraktor. Hingga saat ini IWIP masih membutuhkan banyak tenaga kerja lokal.

"Kami dari perusahaan tak keberatan untuk menampung hasil dari masyarakat Kulo Jaya supaya bisa merasakan ada yang bekerja langsung dan tak langsung. Kalau yang tidak Langsung, harapan saya kegiatan ini bisa menimbulkan aktivitas lebih baik dan berguna bagi masyarakat," ujar Yudi Santoso. CM
(srf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Program Magang Nasional...
Program Magang Nasional 2026 Dibuka, 150 Ribu Lulusan Ikut Magang Bareng Seskab Teddy
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Selain Penjara 4,5 Tahun,...
Selain Penjara 4,5 Tahun, Eks Wamenaker Noel Diminta Bayar Uang Pengganti Rp3,4 Miliar
Noel Jelang Vonis Kasus...
Noel Jelang Vonis Kasus Pemerasan di Kemnaker: Naik Asam Lambung Saya
Guru Besar IPB: Klaim...
Guru Besar IPB: Klaim Kerugian Rp600 Triliun Akibat Under Invoicing Sawit Harus Diaudit Secara Independen
Sukun Disebut Superfood...
Sukun Disebut Superfood Lokal Indonesia, Guru Besar IPB Beberkan Keunggulannya
Gratis! Kemnaker Buka...
Gratis! Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi untuk Lulusan Magang Nasional
Rekomendasi
Euforia Pesta Bola Dunia...
Euforia Pesta Bola Dunia Menular ke Aset Kripto, Trade for Glory 2026 Digelar
Messi Gagal Penalti,...
Messi Gagal Penalti, Argentina Kena Mental dan Tertinggal 0-1 dari Mesir
Dituduh Meniru Porsche...
Dituduh Meniru Porsche Taycan, Bos MG Kehilangan Muka
Berita Terkini
Momen Prabowo Beri Angklung...
Momen Prabowo Beri Angklung ke Presiden Narendra Modi Jadi Bukti Simbol Persahabatan
Prabowo Minta Dibentuk...
Prabowo Minta Dibentuk Satgas Akademisi, Begini Reaksi Mendiktisaintek
PTUN Jakarta Kabulkan...
PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan Pegawai Kemenham ke Natalius Pigai
Polisi Tetapkan 32 Tersangka...
Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Dugaan Haji Ilegal, Kerugian Rp116 Miliar
Inovasi AI Sampah Semarang...
Inovasi AI Sampah Semarang Raih Guangzhou Award 2026
Reaksi Praperadilan...
Reaksi Praperadilan Roy Suryo, Ade Darmawan: Jangan Senang Dulu, Pokok Perkara Tidak Gugur
Infografis
Vajiralongkorn, Raja...
Vajiralongkorn, Raja Terkaya di Dunia yang Miliki 52 Kapal Emas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved