Kapal Selam, Langkah Strategis untuk Sistem Pertahanan Nasional

Minggu, 26 September 2021 - 13:28 WIB
loading...
Kapal Selam, Langkah...
Pembangunan kapal selam dinilai sebagai salah satu langkah strategis untuk mendukung sistem pertahanan nasional yang tangguh. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketika dunia sedang berlomba mengeksplorasi ruang angkasa , sesungguhnya ada tantangan yang tak kalah menarik dan strategis. Itulah eksplorasi bawah laut. Terkadang, eksplorasi bawah laut lebih menantang ketimbang ruang angkasa. Ini karena hanya sebagian kecil dunia bawah laut yang bisa diketahui saat ini.

Bagi Indonesia yang sebagian wilayahnya lautan, eksplorasi bawah laut jelas jauh lebih penting dan strategis dibandingkan negara-negara kontinental semacam Amerika Serikat dan China. Dari kacamata pertahanan negara , laut bisa menjadi titik terlemah terlebih bila Indonesia tak memiliki pengetahuan yang memadai mengenai kondisi di bawah permukaannya.

Menurut Direktur Produksi PT PAL Indonesia (Persero) Iqbal Fikri, kekuatan militer Indonesia memang berada di peringkat pertama kawasan ASEAN.

”Tapi dengan memperhatikan dinamika dari Kawasan (misalnya dengan adanya Pakta Pertahanan AUKUS – Australia UK-USA), Indonesia perlu mengambil langkah strategis pertahanan melalui pembangunan postur dan industry pertahanan yaitu kapal selam,” ujar Iqbal dalam Marine Online Course yang diselenggarakan Ikatan Alumni Fakultas Teknologi Kelautan Institute Teknologi Sepuluh Nopember (Alfatekelits) dalam siaran pers yang diterima, Minggu (26/9/2021).

Baca juga: Proyek Kapal Selam Batal, Kontraktor Prancis Tetap Kirim Tagihan ke Australia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendagri Tito Tegaskan...
Mendagri Tito Tegaskan Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Kunci Negara Bisa Bertahan
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Pemerintah Bakal Batasi...
Pemerintah Bakal Batasi Konten LGBT, Aturan Teknis Masih Disiapkan
Memajukan Peran Korsel...
Memajukan Peran Korsel sebagai Kekuatan Diplomatik melalui Diplomasi Pertahanan
Telkomsel-Republikorp...
Telkomsel-Republikorp Perkuat Teknologi Komunikasi Pertahanan Nasional
Wamen Pariwisata: MAX...
Wamen Pariwisata: MAX 2026 Tonggak Pengembangan Wisata Bahari Indonesia
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Gelombang PHK Ancam...
Gelombang PHK Ancam Industri Strategis, Regulasi yang Menggerus Daya Saing Harus Ditinjau Ulang
Rekomendasi
345 Karateka Ambil Bagian...
345 Karateka Ambil Bagian di Kejuaraan Porkot Jakarta Pusat 2026, Ajang Seleksi Bibit Atlet Porprov
Elma Agustin Buka Suara...
Elma Agustin Buka Suara Soal Tak Diajak Reuni Princess, Singgung Cara Komunikasi
Siapa Pengikut Dajjal?...
Siapa Pengikut Dajjal? Hadis Rasulullah Menyebut 70.000 Kaum Yahudi dan Perempuan
Berita Terkini
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Legislator Golkar: Ratifikasi...
Legislator Golkar: Ratifikasi Perjanjian Dagang Harus Berdampak Nyata bagi UMKM dan Industri
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved