Ziarah ke Makam Mbah Lim, Airlangga Diamanati Jaga NKRI
Jum'at, 24 September 2021 - 21:06 WIB
loading...
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto berziarah ke makam ulama besar KH Moeslim Rifai Imam Putra atau Mbah Lim, di Ponpes Almuttaqien Pancasila Sakti. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto berziarah ke makam ulama besar KH Moeslim Rifai Imam Putra atau Mbah Lim, di Ponpes Almuttaqien Pancasila Sakti, Klaten.
Baca juga: Pertemuan di Tempat Sakral, Airlangga-Ganjar Cocok Berduet di 2024?
Dalam kunjungan tersebut, Airlangga diberi amanat untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) oleh KH Saifudin Zuhri salah satu anak Mbah Lim.
Gus Din sapaan akrab KH Saifudin Zuhri memberikan sebuah pigura berisi pesan Mbah Lim untuk para pemimpin Indonesia agar menjaga NKRI.
"Itu surat tulisan tangan Mbah Lim. Tulisan itu isinya Bismillahirrahmannirrahim, siapa pun orangnya, apa pun kebangsaannya yang ingin mengganti dasar negara pancasila, saya dhoif muslim wajib mengingatkan. Itu ditulis tahun 2009," kata Gus Din, Jumat (24/9/2021).
"Hanya tulisan itu, tapi itu mengamanatkan generasi penerus untuk menjaga Pancasila sebagai dasar negara. Itu amanat. Kalau pakai istilah Bung Karno, ku dititipkan negara dan bangsa ini kepadamu," sambungnya.
Gus Din berkeyakinan, pemimpin itu harus memegang teguh Pancasila. Dengan demikian menurutnya, akan membawa Indonesia menjadi negara yang berkah.
Baca juga: Pertemuan di Tempat Sakral, Airlangga-Ganjar Cocok Berduet di 2024?
Dalam kunjungan tersebut, Airlangga diberi amanat untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) oleh KH Saifudin Zuhri salah satu anak Mbah Lim.
Gus Din sapaan akrab KH Saifudin Zuhri memberikan sebuah pigura berisi pesan Mbah Lim untuk para pemimpin Indonesia agar menjaga NKRI.
"Itu surat tulisan tangan Mbah Lim. Tulisan itu isinya Bismillahirrahmannirrahim, siapa pun orangnya, apa pun kebangsaannya yang ingin mengganti dasar negara pancasila, saya dhoif muslim wajib mengingatkan. Itu ditulis tahun 2009," kata Gus Din, Jumat (24/9/2021).
"Hanya tulisan itu, tapi itu mengamanatkan generasi penerus untuk menjaga Pancasila sebagai dasar negara. Itu amanat. Kalau pakai istilah Bung Karno, ku dititipkan negara dan bangsa ini kepadamu," sambungnya.
Gus Din berkeyakinan, pemimpin itu harus memegang teguh Pancasila. Dengan demikian menurutnya, akan membawa Indonesia menjadi negara yang berkah.
Lihat Juga :