Kemnaker Dorong Pelatihan Online untuk Membangun Ekonomi Inklusif
Jum'at, 24 September 2021 - 14:02 WIB
loading...
Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi saat menjadi pembicara pada webinar ASEAN Future Of Work Conference, Kamis (23/9/2021).
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus berupaya menciptakan tenaga kerja yang kompeten melalui peningkatan produktivitas serta pelatihan sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan dunia kerja saat ini.
Selain itu, pelatihan ini harus mampu mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi untuk mendorong terciptanya pelaku ekonomi baru. "Upskilling dan reskilling harus terus dilakukan. Pendekatan pembelajaran sepanjang hayat harus menjadi cara agar peserta pelatihan selalu tertantang dan termotivasi untuk mampu membuat inovasi baru," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi saat menjadi pembicara pada webinar ASEAN Future Of Work Conference, Kamis (23/9/2021).
Anwar Sanusi menjelaskan, sistem pelatihan kerja terjalin dengan konsep dasar pembelajaran sepanjang hayat yang menekankan pada pengembangan keterampilan serta berkesinambungan.
Pembelajaran sepanjang hayat menyiratkan adaptasi semua individu untuk terus mempertahankan, meningkatkan, dan memperluas keterampilan mereka sehubungan dengan perubahan lanskap terutama dalam pasar kerja.
"Perkembangan teknologi, demografi, lingkungan dan globalisasi saat ini mempengaruhi permintaan akan keterampilan yang dibutuhkan pekerja. Ini menjadi isu yang penting dalam memberikan akses bagi individu untuk mengembangkan dan memperkuat keterampilan mereka," ucapnya.
Selain itu, pelatihan ini harus mampu mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi untuk mendorong terciptanya pelaku ekonomi baru. "Upskilling dan reskilling harus terus dilakukan. Pendekatan pembelajaran sepanjang hayat harus menjadi cara agar peserta pelatihan selalu tertantang dan termotivasi untuk mampu membuat inovasi baru," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi saat menjadi pembicara pada webinar ASEAN Future Of Work Conference, Kamis (23/9/2021).
Anwar Sanusi menjelaskan, sistem pelatihan kerja terjalin dengan konsep dasar pembelajaran sepanjang hayat yang menekankan pada pengembangan keterampilan serta berkesinambungan.
Pembelajaran sepanjang hayat menyiratkan adaptasi semua individu untuk terus mempertahankan, meningkatkan, dan memperluas keterampilan mereka sehubungan dengan perubahan lanskap terutama dalam pasar kerja.
"Perkembangan teknologi, demografi, lingkungan dan globalisasi saat ini mempengaruhi permintaan akan keterampilan yang dibutuhkan pekerja. Ini menjadi isu yang penting dalam memberikan akses bagi individu untuk mengembangkan dan memperkuat keterampilan mereka," ucapnya.
Lihat Juga :