Satgas: Kasus Covid-19 Berpotensi Naik saat Natal dan Tahun Baru 2022

Selasa, 21 September 2021 - 20:16 WIB
loading...
Satgas: Kasus Covid-19...
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengingatkan potensi kenaikan kasus Covid-19 pada saat Natal dan Tahun Baru 2022. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengingatkan potensi kenaikan kasus Covid-19 pada saat Natal dan Tahun Baru 2022. Meskipun, pola kenaikan kasus Indonesia relatif lebih lambat dibandingkan dengan kasus dunia.

Wiku mengatakan lonjakan kasus gelombang pertama di Indonesia maupun dunia sama-sama terjadi saat Natal dan Tahun Baru yaitu di Januari 2021. Namun dunia mengalami gelombang kedua atau second wave lebih cepat dari Indonesia yakni pada April 2021. “Indonesia baru menyusul second wave pada Juli, tiga bulan dari gelombang kedua dunia,” katanya dalam Konferensi Pers secara virtual, Selasa (21/9/2021).

Pada saat kasus Covid-19 di Indonesia meningkat, kata Wiku, dunia juga sedang mengalami peningkatan kasus hingga terjadi third wave. “Tentunya kita harus terus mewaspadai kondisi dunia yang saat ini tengah mengalami third wave. Pada second wave dimana terdapat jeda tiga bulan, mengingat dalam waktu tiga bulan ke depan kita akan kembali memasuki periode Natal dan Tahun Baru 2022. Yang artinya potensi kenaikan kasus semakin meningkat,” paparnya. Baca juga: Hari Ini, Positif Covid-19 di Tanah Air Bertambah 3.263 Kasus

Dengan kasus gelombang pertama dan kedua yang telah berhasil dilewati, Indonesia seharusnya semakin tangguh dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini. Menurut Wiku mobilitas penduduk dan mengabaikan protokol kesehatan menjadi penyumbang lonjakan kasus apa pun mutasi virus yang ada. Baca juga: Kemenkes Sebut Gelombang Ketiga Corona Bisa Terjadi

“Tantangan besar yang kita hadapi sekarang ini adanya bagaimana mempertahankan kondisi ideal ini hingga Indonesia dan dunia terbebas dari pandemi dan memasuki endemi Covid-19. Seperti yang telah kita alami bersama lonjakan kasus pada Juli lalu telah memberikan banyak pelajaran salah satunya penanganan Covid-19. Saat terjadinya lonjakan kasus tentunya lebih mahal, lebih lama, dan lebih memakan korban,” katanya.

Untuk itu, Wiku menegaskan upaya terbaik yang diberikan adalah dengan melanggengkan penurunan kasus selama mungkin dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. “Sedikitpun tidak lengah dan menyepelekan Covid-19 meskipun kasusnya telah turun drastis. Ingat, lonjakan kasus terjadi ketika masyarakat mulai lengah dan menganggap kondisi sudah aman sehingga di situlah peluang virus Covid-19 menyebar kembali dan meningkat,” tegasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
H-6 Libur Natal 2025,...
H-6 Libur Natal 2025, Volume Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jabar Alami Peningkatan
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
Budi Gunawan Minta Antisipasi...
Budi Gunawan Minta Antisipasi La Nina di Malam Tahun Baru dan Arus Balik Libur Nataru
Puncak Arus Mudik Nataru...
Puncak Arus Mudik Nataru 24 Desember 2024, Arus Balik 2 Januari 2025
Arus Balik Libur Tahun...
Arus Balik Libur Tahun Baru, 53 Ribu Penumpang Tiba di Stasiun Kereta Daop 1 Jakarta
Puncak Arus Balik Libur...
Puncak Arus Balik Libur Tahun Baru, 72 Persen Penumpang Whoosh Kembali ke Jakarta
2,3 Juta Kendaraan Kembali...
2,3 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pasca Periode Libur Nataru 2025/2026
Rekomendasi
Amanda Manopo Ungkap...
Amanda Manopo Ungkap Tantangan Jadi Ibu Baru, Baby Zac Alergi Susu hingga Ikan
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Jangan Cuma Istri, Suami...
Jangan Cuma Istri, Suami Juga Harus Periksa Kesuburan saat Program Hamil
Berita Terkini
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
BKKBN Tekankan Peran...
BKKBN Tekankan Peran Ayah Kunci Pembentukan Karakter Anak
Ade Darmawan Yakin Jokowi...
Ade Darmawan Yakin Jokowi Kecewa Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel
Tak Ditahan, Roy Suryo...
Tak Ditahan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikenakan Wajib Lapor
BPOM: 99,76 Persen AMDK...
BPOM: 99,76 Persen AMDK Merupakan Produk Dalam Negeri
UU Polri Baru Dinilai...
UU Polri Baru Dinilai Perkuat Transformasi Polri dan Dukung Asta Cita
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Singapura dan Malaysia Melonjak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved