Laksdya TNI Aan Kurnia Keluhkan Minimnya Sarana dan Prasarana Bakamla

Senin, 20 September 2021 - 16:00 WIB
loading...
Laksdya TNI Aan Kurnia...
Kepala Bakamla Laksamana Madya TNI Aan Kurnia mengeluhkan kondisi Bakamla yang belum mendapatkan dukungan atas sarana dan prasarana. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksamana Madya TNI Aan Kurnia mengeluhkan kondisi Bakamla yang belum mendapatkan dukungan atas sarana dan prasarana. Kondisi ini meningkatkan dampak dan risiko terhadap peningkatan pelanggaran keamanan laut.

Aan mengatakan, untuk meminimalisir dampak dan risiko peningkatan kapasitas dan kapabilitas fisik seperti sarana dan prasarana sangat diperlukan. Selain itu, dibutuhkan juga adanya penguatan hukum khususnya terkait kewenangan penyidikan Bakamla.

“Kalau saya pinjam istilahnya Pak Bobby, ibaratnya kalau Bakamla ini seperti Polantas disuruh melaksanakan nilang kami dasar hukumnya belum ada, belum lengkap. Kemudian sarana fasilitasnya juga belum lengkap. Kondisi yang masih 30% itu mungkin gambaran kami seperti itu nah ini yang mungkin kami perlu legislasinya tentunya juga perlu sarana dan prasarana untuk melaksanakan tupoksi ini,” kata Aan dalam rapat dengan Komisi I DPR, Senin (20/9/2021).Baca juga: Kepala Bakamla: Laut Natuna Utara Aman, Nelayan Tak Perlu Khawatir

Aan mengungkapkan ancaman keamanan di laut meningkat karena gelar operasi Bakamla tidak berjalan optimal. “Yang kedua situasi taktis keamanan laut yang tidak tergambar dengan jelas sehingga meningkatkan ancaman keamanan laut dan gelar operasi Bakamla yang tidak optimal. kami sebetulnya sudah punya strategi untuk melaksanakannya, tapi kita tidak bisa melaksanakan secara penuh,” ujarnya.

Aan menyadari beban pemerintah terkait pandemi yang berdampak tidak saja kepada Bakamla tapi semua kementerian dan lembaga. Sehingga meningkatkan risiko pada peningkatan pelanggaran keamanan laut dan menurunnya kredibilitas aparat penegak hukum di laut.Baca juga: Kapal Super Tanker hingga Ratusan Kg Narkoba Diamankan Bakamla Tahun Ini
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Setujui Usulan Tambahan...
Setujui Usulan Tambahan Anggaran Kemhan Rp195 Triliun, Komisi I Bakal Diteruskan ke Banggar
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter pada 25-28 Mei 2026
BMKG Keluarkan Peringatan...
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi hingga 4 Meter pada 24-27 Mei
Prabowo: Puluhan Ribu...
Prabowo: Puluhan Ribu Kapal Asing Tiap Malam Mengambil Kekayaan RI secara Ilegal
Rekomendasi
Argentina Lolos ke Semifinal...
Argentina Lolos ke Semifinal Usai Taklukkan Swiss 3-1 Lewat Extra Time
Celine Evangelista Akui...
Celine Evangelista Akui Sudah Menikah Lagi, Ini Alasannya Tak Umumkan ke Publik
Desak Made dan Veddriq...
Desak Made dan Veddriq Leonardo Kawinkan Emas Indonesia di World Climbing Chamonix 2026
Berita Terkini
DPN IARMI: Kritik Harus...
DPN IARMI: Kritik Harus Objektif, Jangan Giring Opini Menyesatkan
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Begini Suasana Terkini di Gedung Kejagung
Boyamin Saiman Dukung...
Boyamin Saiman Dukung Kasus Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Diambil Kejagung: Tak Ada Lagi Kesan Saling Buka Borok
Kortas Tipidkor Sebut...
Kortas Tipidkor Sebut Bukti Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Segera Dilimpahkan ke Kejagung
DPR Minta Komjak Proaktif...
DPR Minta Komjak Proaktif Awasi Penanganan Perkara Febrie Adriansyah
Mengapa Orang Baik Memilih...
Mengapa Orang Baik Memilih Diam?
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved