Vaksinasi Akpol 97, Kapolri: Pengendalian Pandemi Harus Dikawal agar Efektif
Senin, 20 September 2021 - 12:57 WIB
loading...
A
A
A
Strategi pengendalian diharapkan betul-betul dikawal sehingga efektif, bukan hanya dari sisi angka penurunan kasus Covid-19, melainkan juga jalannya pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Strategi pengendalian virus corona diantaranya penegakan protokol kesehatan dengan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak), penguatan 3T (tracing, testing, treatment) dan percepatan vaksinasi.
"Bagaimana kami kembali menuju ke kehidupan normal dan mengembalikan ekonomi yang sempat menurun karena situasi Covid-19. Di satu sisi bagaimana aktivitas masyarakat dalam rangka mengembalikan pertumbuhan ekonomi tetap bisa terkendali dan angka Covid-19 tidak naik lagi. Ini menjadi tantangan kami dan menjadi kebijakan Pemerintah untuk mengatur antara gas dan rem agar seimbang," ujar Sigit.
Pada kesempatan tersebut, mantan Kapolda Banten itu juga menyempatkan untuk menyapa secara virtual pihak Kedubes Malaysia. Ia memantau langsung penanganan virus Corona terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) di negara tersebut.
Di satu sisi, Sigit berterima kasih terhadap seluruh personel TNI dan Polri serta petugas Dinkes yang selama ini bertugas tidak kenal lelah dalam upaya menurunkan angka Covid-19 sehingga angka kasus harian bisa ditekan menjadi 2.200 per hari, serta BOR RS yang sempat menembus angka 90 persen, saat ini hanya sekitar 12 hingga 15 persen.
"Positivity rate dibawah WHO 5 persen saat ini kita positivity rate-nya 2,19 persen. Ini hasil kerja keras rekan-rekan yang tergabung dalam tim. Saya ucapkan apresiasi kepada seluruh anggota kita di mana pun bertugas karena telah bekerja keras melakukan upaya agar laju Covid diturunkan," ucap eks Kabareskrim Polri itu.
Strategi pengendalian virus corona diantaranya penegakan protokol kesehatan dengan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak), penguatan 3T (tracing, testing, treatment) dan percepatan vaksinasi.
"Bagaimana kami kembali menuju ke kehidupan normal dan mengembalikan ekonomi yang sempat menurun karena situasi Covid-19. Di satu sisi bagaimana aktivitas masyarakat dalam rangka mengembalikan pertumbuhan ekonomi tetap bisa terkendali dan angka Covid-19 tidak naik lagi. Ini menjadi tantangan kami dan menjadi kebijakan Pemerintah untuk mengatur antara gas dan rem agar seimbang," ujar Sigit.
Pada kesempatan tersebut, mantan Kapolda Banten itu juga menyempatkan untuk menyapa secara virtual pihak Kedubes Malaysia. Ia memantau langsung penanganan virus Corona terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) di negara tersebut.
Di satu sisi, Sigit berterima kasih terhadap seluruh personel TNI dan Polri serta petugas Dinkes yang selama ini bertugas tidak kenal lelah dalam upaya menurunkan angka Covid-19 sehingga angka kasus harian bisa ditekan menjadi 2.200 per hari, serta BOR RS yang sempat menembus angka 90 persen, saat ini hanya sekitar 12 hingga 15 persen.
"Positivity rate dibawah WHO 5 persen saat ini kita positivity rate-nya 2,19 persen. Ini hasil kerja keras rekan-rekan yang tergabung dalam tim. Saya ucapkan apresiasi kepada seluruh anggota kita di mana pun bertugas karena telah bekerja keras melakukan upaya agar laju Covid diturunkan," ucap eks Kabareskrim Polri itu.
Lihat Juga :