Positivity Rate di Bawah 5 Persen, Satgas: Jangan Sampai seperti Singapura

Minggu, 19 September 2021 - 14:45 WIB
loading...
Positivity Rate di Bawah...
Angka positivity rate Covid-19 di Tanah Air saat ini sudah di bawah 5%, artinya telah memenuhi standar dari WHO. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan kasus Covid-19 di Tanah Air mulai terkendali dibandingkan puncak kasus gelombang kedua pada Juli maupun Agustus 2021. Bahkan, kini angka positivity rate Covid-19 di Tanah Air sudah di bawah 5%, artinya telah memenuhi standar dari WHO.

"Mereka yang masuk rumah sakit atau pun juga BOR rumah sakit itu sudah jauh di bawah 20%, bahkan ada yang sampai 15%. Sehingga ruang isolasi dan juga ruangan di rumah sakit cenderung menurun," kata Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Alexander K Ginting dalam keterangannya, Minggu (19/9/2021).

Alex mengatakan, meski positivity rate di bawah 5%, bukan berarti semua aktivitas dilonggarkan di segala lini. "Karena bagaimana pun juga virus ini masih terus ada di sekitar kita," katanya.

Baca juga: Satgas Covid-19 Ingatkan Saat Ini Masih PPKM, Bepergian Hanya untuk Keperluan Penting

Ia mengingatkan, jangan sampai terjadi seperti di Singapura yang saat ini kembali mengalami lonjakan kasus Covid-19. "Dan kemudian juga kita dengar di Singapura itu angka kasus sudah melebihi 1.000 angka kasus positif. Padahal Singapura juga termasuk negara yang melakukan penanggulangan secara sistematik dan terkoordinir cukup baik," katanya.

"Jadi kondisi ini artinya kendati pun kita sekarang ada penurunan levelisasi PPKM, ada yang sudah di 2 dan ada yang sudah di 1, tapi itu tidak ada jaminan bahwa tidak akan terjadi lonjakan kasus Covid-19 sepanjang protokol kesehatan itu tidak menjadi bagian dari masyarakat, tidak menjadi bagian kehidupan masyarakat," ujar Alex.

Alex juga mengingatkan bahwa penelusuran kontak juga harus terus dilakukan meksi kasus sudah turun. "Dan ini harus menjadi tanggung jawab dari Posko PPKM baik di tingkat desa maupun kelurahan," katanya.

Baca juga: Jadi Acuan PTM, Pelajar di Luwu Utara Disuntik Vaksin Covid-19

Selain itu, vaksinasi juga harus terus digencarkan. "Semua daerah tentu memiliki kearifan lokal masing-masing sehingga intervensi vaksinasi juga harus dilakukan sesuai daerah masing-masing," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Pengadilan Tinggi Singapura...
Pengadilan Tinggi Singapura Tolak Gugatan Paulus Tanos, Menkum Koordinasi KPK dan Polri
Singapura Sampaikan...
Singapura Sampaikan Terima Kasih ke Indonesia Atas Operasi SAR di Gunung Dukono
Belajar dari Singapura,...
Belajar dari Singapura, Sinergi 3 Pilar Ini Penting untuk Membangun Indonesia
Suryopratomo Ungkap...
Suryopratomo Ungkap Perbedaan Pejabat Singapura dengan Indonesia: Kita Cenderung Feodal
Suryopratomo Ungkap...
Suryopratomo Ungkap Pejabat di Singapura Tidak Boleh Hidup Lebih Mewah dari Rakyatnya
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Bukit Peramun Bidik...
Bukit Peramun Bidik Pasar Wisatawan Singapura dan Malaysia
Rekomendasi
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved