Masinton Ungkap Total Gaji Anggota DPR Rp60 Jutaan per Bulan
Sabtu, 18 September 2021 - 12:52 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau yang lain, terkait dengan kunjungan kerja dalam masa reses kunjungan daerah pemilihan, kunker komisi itu tergantung dari matrikulasi anggota, dialokasikan memang reses sampai 5 kali dalam setahun," tuturnya.
Sementara, untuk program di daerah pemilihan (dapil), Masinton menjelaskan, ada hitungan matrixnya yang mana, tidak boleh ada dua jenis kegiatan berbeda di waktu bersamaan yang bisa dibiayai oleh APBN.
Kemudian, jika ada 5 kali masa reses dan ada 8 kali kegiatan di Dapil, belum tentu semua anggota bisa memenuhi semuanya, sehingga anggaran yang dialokasikan tidak bisa terserap semua.
Anggota Komisi XI DPR ini menegaskan, kegiatan itu harus dilaporkan dan diaudit penggunaan anggarannya. Berbeda halnya dengan gaji dan tunjangan yang diberikan negara yang rutin diterima setiap bulan baik aktif atau tidak di DPR.
"Beda dengan gaji, automatically setiap bulan terima. Datang tidak datang segala macam itu diterima, kalau ini wajib dilaksanakan jadi itu tidak masuk dalam kategori penghasilan dan pendapatan anggota DPR. Saya di rumah kepada istri saya tidak laporkan itu (dana reses/kunjungan dapil), karena itu bukan kategori pendapatan. Memang itu yang dialokasikan oleh negara kepada semua anggota DPR untuk menunujang kegiatan dalam menyerap aspirasi masyarakat," terangnya.
Sementara, untuk program di daerah pemilihan (dapil), Masinton menjelaskan, ada hitungan matrixnya yang mana, tidak boleh ada dua jenis kegiatan berbeda di waktu bersamaan yang bisa dibiayai oleh APBN.
Kemudian, jika ada 5 kali masa reses dan ada 8 kali kegiatan di Dapil, belum tentu semua anggota bisa memenuhi semuanya, sehingga anggaran yang dialokasikan tidak bisa terserap semua.
Anggota Komisi XI DPR ini menegaskan, kegiatan itu harus dilaporkan dan diaudit penggunaan anggarannya. Berbeda halnya dengan gaji dan tunjangan yang diberikan negara yang rutin diterima setiap bulan baik aktif atau tidak di DPR.
"Beda dengan gaji, automatically setiap bulan terima. Datang tidak datang segala macam itu diterima, kalau ini wajib dilaksanakan jadi itu tidak masuk dalam kategori penghasilan dan pendapatan anggota DPR. Saya di rumah kepada istri saya tidak laporkan itu (dana reses/kunjungan dapil), karena itu bukan kategori pendapatan. Memang itu yang dialokasikan oleh negara kepada semua anggota DPR untuk menunujang kegiatan dalam menyerap aspirasi masyarakat," terangnya.
Lihat Juga :