Kasus Covid-19 di Papua Masih Tinggi, Puan Minta Penyelenggara PON Tingkatkan Kewaspadaan
Sabtu, 18 September 2021 - 00:16 WIB
loading...
Ketua DPR, Puan Maharani.Foto/SINDOphoto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPR, Puan Maharani meminta pemerintah meningkatkan kewaspadaan dalam persiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX di Papua. Belum berakhirnya pandemi berpotensi mengancam kesehatan dan keselamatan para atlet, maupun pihak-pihak yang terlibat dalam gelaran tersebut.
Puan mengimbau pemerintah untuk bijak dalam mengkaji penyelenggaraan PON agar tidak menjadi bom waktu yang justru bisa memakan banyak korban. Oleh karenanya, pemerintah perlu melakukan antisipasi dan sejumlah langkah strategis agar PON dapat berjalan dengan baik.
“Jangan sampai Pesta Olahraga Nasional menjadi kluster baru Covid-19,” kata Puan dalam siaran tertulis yang diterima SINDOnews pada Jumat (17/9/2021). Puan menyoroti tingginya kasus COVID-19 di Papua saat ini.
Untuk itu, dia berharap pemerintah pusat segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna menekan laju kasus. Per 15 September 2021, Papua dan Jawa Tengah merupakan provinsi dengan kasus aktif tertinggi di Indonesia.
Jawa Tengah merupakan provinsi terbanyak kasus aktif dengan jumlah 11.084, sementara di Papua 7.861 kasus. Baca: PON Papua, TNI-Polri Identifikasi Pengamanan Termasuk Gangguan KKB
Puan mengimbau pemerintah untuk bijak dalam mengkaji penyelenggaraan PON agar tidak menjadi bom waktu yang justru bisa memakan banyak korban. Oleh karenanya, pemerintah perlu melakukan antisipasi dan sejumlah langkah strategis agar PON dapat berjalan dengan baik.
“Jangan sampai Pesta Olahraga Nasional menjadi kluster baru Covid-19,” kata Puan dalam siaran tertulis yang diterima SINDOnews pada Jumat (17/9/2021). Puan menyoroti tingginya kasus COVID-19 di Papua saat ini.
Untuk itu, dia berharap pemerintah pusat segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna menekan laju kasus. Per 15 September 2021, Papua dan Jawa Tengah merupakan provinsi dengan kasus aktif tertinggi di Indonesia.
Jawa Tengah merupakan provinsi terbanyak kasus aktif dengan jumlah 11.084, sementara di Papua 7.861 kasus. Baca: PON Papua, TNI-Polri Identifikasi Pengamanan Termasuk Gangguan KKB
Lihat Juga :