Cegah Pelecehan Seksual, Menaker Ida Dorong Pekerja Perempuan Intensif Adakan Dialog Sosial
Jum'at, 10 September 2021 - 22:02 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, jika sering dilakukan sosialisasi maka ruang bagi siapa pun yang akan melakukan kekerasan atau pelecehan menjadi tertutup.
"Kita tidak menoleransi kekerasan atau pelecehan. Siapa pun pelakunya. Perempuan pun jika melakukan kekerasan, maka ia wajib diganjar hukuman yang sama," ucapnya.
Lebih luas, ia menyatakan bahwa sosialisasi antikekerasan atau pelecehan juga perlu dilakukan di luar tempat kerja, seperti keluarga dan lingkungan sosialnya.
"Temen-temen ini perlu memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat," ujarnya.
Turut hadir dalam kesempatan ini Dirjen PHI dan Jamsos, Indah Anggoro Putri, Dirjen Binwasnaker dan K3, Haiyani Rumondang, Staf Khusus Menaker, Dita Indah Sari dan M. Reza Hafiz, Kadisnakertrans Provinsi Jawa Barat, Rachmat Taufik Garsadi, dan Kepala Balai K3 Bandung, Muhammad Imran. CM
"Kita tidak menoleransi kekerasan atau pelecehan. Siapa pun pelakunya. Perempuan pun jika melakukan kekerasan, maka ia wajib diganjar hukuman yang sama," ucapnya.
Lebih luas, ia menyatakan bahwa sosialisasi antikekerasan atau pelecehan juga perlu dilakukan di luar tempat kerja, seperti keluarga dan lingkungan sosialnya.
"Temen-temen ini perlu memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat," ujarnya.
Turut hadir dalam kesempatan ini Dirjen PHI dan Jamsos, Indah Anggoro Putri, Dirjen Binwasnaker dan K3, Haiyani Rumondang, Staf Khusus Menaker, Dita Indah Sari dan M. Reza Hafiz, Kadisnakertrans Provinsi Jawa Barat, Rachmat Taufik Garsadi, dan Kepala Balai K3 Bandung, Muhammad Imran. CM
(srf)
Lihat Juga :