SBY: Demokrat Ingin Selamanya Berkoalisi dengan Rakyat

Jum'at, 10 September 2021 - 07:28 WIB
loading...
SBY: Demokrat Ingin...
Pendiri Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berpesan, agar para kader mendekatkan diri dengan masyarakat. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pendiri Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berpesan, agar para kader mendekatkan diri dengan masyarakat, menampung aspirasi, dan memperjuangkannya. Mengusung tagline “Berkoalisi dengan Rakyat”, partai berlambang Mercy itu ingin selamanya berkoalisi dengan rakyat.

SBY dalam sambutannya saat menerima lifetime achievement untuk sang istri Ani Yudhoyono menyampaikan beberapa petuah. Pertama, kader Demokrat wajib hukumnya dekat dengan rakyat untuk memahami persoalan dan kesulitan rakyat. “Dengarkan aspirasi mereka dan perjuangkan. Itulah jati diri Partai Demokrat,” tegas SBY di peringatan HUT 20 tahun Partai Demokrat, kemarin.

Kedua, pemimpin dan kader Demokrat harus peka dan peduli terhadap rakyat, terutama masalah ekonomi dan lingkungan. Kemudian, pria kelahiran Pacitan itu menegaskan Demokrat harus konsisten. Jangan memiliki standar ganda. “Contohnya, baik di dalam maupun di luar pemerintahan, harus menghormati demokrasi, HAM, dan memperjuangkan kepentingan rakyat, utamanya golongan tidak mampu, serta membuat ekonomi adil,” jelasnya. Baca juga: SBY Menatap 20 Tahun Mendatang: Pemimpin Partai Demokrat Saat Ini Menjanjikan

Sementara itu, AHY dalam sambutannya banyak mengulas kesuksesan SBY selama 10 tahun memimpin Indonesia. “SBY bersama pemerintahannya berhasil menjaga stabilitas politik dan keamanan, membayar hutang kepada IMF, dan menurunkan rasio hutang luar negeri terhadap PDB. Kita tahu rasio hutang kita terhadap PDB sekarang. (Saat itu) ekonomi tumbuh rata-rata 6%. Meskipun dunia menghadapi krisis ekonomi global 2008,” ujar AHY. Baca juga: SBY Kenang Jasa-jasa Ibu Ani, Istri Ibas Berlinang Air Mata

Pria kelahiran 1977 itu mengklaim, pada masa SBY juga dilakukan berbagai pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah Indonesia. Pembangunan itu tanpa mengorbankan pembangunan manusia melalui pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan rakyat. “Pendapatan masyarakat ketika itu meningkat secara signifikan. Angka kemiskinan, ketimpangan (sosial) dan pengangguran dapat ditekan,” tegasnya.

Selama pemerintahan SBY dua periode, kehidupan demokrasi dan kerukunan antar anak bangsa dapat terjaga dengan baik. AHY menyatakan Demokrat tumbuh menjadi elemen penting bagi pembangunan di Indonesia, terutama memajukan demokrasi, merawat keberagaman, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam acara yang dilakukan secara virtual itu, AHY memprediksi kader partai yang hadir mencapai sekitar 20.000 orang. Mereka berasal dari 34 DPD dan 514 DPC. Dia mengungkapkan dirinya, jajaran pengurus DPP, DPD, dan DPC sangat merindukan turun langsung ke lapangan. Hasrat itu ditahan karena pandemi Covid-19 belum berlalu dari Bumi Pertiwi. AHY menyatakan ini sebagai tantangan baginya sebagai ketua umum yang harus beradaptasi dengan situasi yang tidak normal karena pandemi.

AHY juga menyinggung soal beda tantangan antara sekarang dengan para pendiri partai 20 tahun lalu. Dahulu, arus informasi terbatas dan medium untuk menyampaikan informasi masih terbatas. Para kader di masa lalu, menurutnya, harus mengetuk dari pintu ke pintu untuk meraih hati masyarakat. Sekarang, Demokrat beradaptasi dengan memanfaatkan berbagai platform digital, seperti Twitter Instagram, Youtube, dan sebagainya.

“Ketika teknologi informasi dan komunikasi digunakan dengan baik, kita dengan cepat berinteraksi dan menyampaikan informasi dan pesan-pesan Demokrat. Sekarang sekali twit, bisa langsung tersebar dan bisa langsung dibaca ratusan ribu konstituen Indonesia. Dengan mudah menyapa para kader di daerah,” tuturnya.

AHY berjanji, setelah pandemi mereda, dirinya akan melakukan kunjungan ke berbagai daerah. Demokrat harus bersiap menghadapi Pemilu 2024. “Seperti pesan Pak SBY (tadi), jangan pernah jauh dan meninggalkan rakyat, Mari kita tunjukkan itu. 20 tahun sudah berkoalisi dengan rakyat. Semoga 20 tahun berikutnya dan seterusnya tetap berkoalisi dengan rakyat,” tandasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
Rekomendasi
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Berita Terkini
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved