Lapas Over Kapasitas, Orientasi Penanganan Kejahatan Ringan Perlu Diubah
Kamis, 09 September 2021 - 22:26 WIB
loading...
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid turut duka cita pada keluarga korban kebakaran Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tangerang. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid turut duka cita pada keluarga korban kebakaran Lembaga Pemasyarakatan ( Lapas ) Kelas I Tangerang. Kejadian itu menurutnya, bukan kebakaran biasa, namun juga masalah Hak Asasi Manusia (HAM).
Baca juga: Ditanya Dugaan Tindak Pidana dalam Kebakaran Lapas Tangerang, Ditjenpas: Ampun, Ampun
Usman memaparkan, kejadian tersebut semakin menunjukkan urgensi untuk mengatasi masalah penjara di Indonesia yang sarat pelanggaran HAM.
Baca juga: Buntut Kebakaran Lapas Tangerang, LPKA Maros Benahi Kelistrikan
"Para tahanan dan terpidana kerap ditempatkan dalam penjara yang sesak dan mengancam hidup serta kesehatan. Mereka juga manusia yang berhak atas kondisi penjara yang layak dan hak atas kesehatan," kata Usman dalam keterangan tertulis dikutip, Kamis (9/9/2021).
Usman menjelaskan, tempat penahanan harus menyediakan ruang, penerangan, udara, dan ventilasi yang memadai. Menurutnya, kejadian serupa tak boleh terjadi lagi.
Baca juga: Ditanya Dugaan Tindak Pidana dalam Kebakaran Lapas Tangerang, Ditjenpas: Ampun, Ampun
Usman memaparkan, kejadian tersebut semakin menunjukkan urgensi untuk mengatasi masalah penjara di Indonesia yang sarat pelanggaran HAM.
Baca juga: Buntut Kebakaran Lapas Tangerang, LPKA Maros Benahi Kelistrikan
"Para tahanan dan terpidana kerap ditempatkan dalam penjara yang sesak dan mengancam hidup serta kesehatan. Mereka juga manusia yang berhak atas kondisi penjara yang layak dan hak atas kesehatan," kata Usman dalam keterangan tertulis dikutip, Kamis (9/9/2021).
Usman menjelaskan, tempat penahanan harus menyediakan ruang, penerangan, udara, dan ventilasi yang memadai. Menurutnya, kejadian serupa tak boleh terjadi lagi.
Lihat Juga :