Biografi Soekarno: Masa Kecil, Perjuangannya, Hingga Sederet Penghargaan
Selasa, 07 September 2021 - 10:52 WIB
loading...
A
A
A
Gelar insinyur (Ir) berhasil diraihnya di sana pada 25 Mei 1926. Bung Karno juga merupakan perumus ajaran Marhaenisme, ideologi yang menentang penindasan manusia atas manusia dan bangsa atas bangsa. Dia kemudian mendirikan sebuah partai politik bernama Partai Nasional lndonesia (PNI) pada 4 Juli 1927. Adapun tujuannya mendirikan partai itu agar Indonesia Merdeka.
Maka itu, Belanda memasukkan Soekarno ke penjara Sukamiskin, Bandung pada 29 Desember 1929. Dia tetap melawan. Bung Karno menunjukkan kemurtadan Belanda dalam pembelaannya berjudul Indonesia Menggugat. Alhasil, Belanda pun semakin marah dan PNI dibubarkan pada Juli 1930.
Pada tahun 1931 Bung Karno bebas. Dia pun kemudian bergabung dengan Partai Indonesia (Partindo) dan sekaligus memimpinnya. Namun, Belanda kembali menangkap Soekarno. Bahkan, Belanda membuangnya ke Ende, Flores, pada tahun 1933. Dia dipindahkan ke Bengkulu, empat tahun kemudian.
Lalu, Bung Karno dan Mohammad Hatta atau Bung Hatta memproklamasikan kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945 setelah melalui perjuangan yang cukup panjang. Dia dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) 1 Juni 1945 mengemukakan gagasan tentang dasar negara, yakni Pancasila.
Baca juga: Naskah Proklamasi Hanya Ditandatangani Soekarno dan Hatta, Begini Kisahnya
Maka itu, Belanda memasukkan Soekarno ke penjara Sukamiskin, Bandung pada 29 Desember 1929. Dia tetap melawan. Bung Karno menunjukkan kemurtadan Belanda dalam pembelaannya berjudul Indonesia Menggugat. Alhasil, Belanda pun semakin marah dan PNI dibubarkan pada Juli 1930.
Pada tahun 1931 Bung Karno bebas. Dia pun kemudian bergabung dengan Partai Indonesia (Partindo) dan sekaligus memimpinnya. Namun, Belanda kembali menangkap Soekarno. Bahkan, Belanda membuangnya ke Ende, Flores, pada tahun 1933. Dia dipindahkan ke Bengkulu, empat tahun kemudian.
Lalu, Bung Karno dan Mohammad Hatta atau Bung Hatta memproklamasikan kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945 setelah melalui perjuangan yang cukup panjang. Dia dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) 1 Juni 1945 mengemukakan gagasan tentang dasar negara, yakni Pancasila.
Baca juga: Naskah Proklamasi Hanya Ditandatangani Soekarno dan Hatta, Begini Kisahnya
Lihat Juga :