PAN Masuk Pemerintahan, Pengamat Sebut Jokowi Harus Bijak Lakukan Reshuffle

Senin, 06 September 2021 - 17:12 WIB
loading...
PAN Masuk Pemerintahan,...
Pengamat politik dan ekonomi luar negeri Rumah Politik mengatakan, Presiden Jokowi harus bijak dalam melakukan reshuffle kabinet. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Belakangan ini isu reshuffle kabinet sangat kuat. Bahkan, setelah Partai Amanat Nasional (PAN) masuk dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan KH. Ma'ruf Amin.

"Isu Jokowi akan reshuffle kabinet sangat kuat. Kemungkinan besar akan dilakukan dalam waktu dekat di akhir tahun ini," kata pengamat Politik dan Ekonomi Luar Negeri dari Rumah Politik Gerry Hukubun, Senin (6/9/2021).

Gerry menjelaskan, PAN saat ini sudah resmi menjadi partai pendukung pemerintah dan tentu semakin membuat kuat koalisi dalam pemerintahan Jokowi. "Hampir dipastikan, PAN pun akan mendapatkan jatah menteri dalam reshuffle kali ini," katanya.Baca juga: Fadjroel Komentari Soal Peluang Reshuffle Kabinet dengan Bergabungnya PAN

Menurut saya itu hal yang wajar. Karena hak prerogratif presiden. "Namun Pak Jokowi harus bijak menyikapi keterwakilan partai pengusung yang selama ini belum mendapatkan tempat di kabinet. Contohnya Hanura," katanya.Baca juga: Membaca Peluang PAN Masuk Kabinet, Menteri Profesional Terancam Out

Hanura adalah partai pengusung yang dari awal pemerintahan Jokowi periode pertama dan kedua, selalu memberikan dukungan dan menjadi partai pengusung. "Sehingga apabila presiden membuka peluang untuk PAN dalam jatah kabinet, yang notabene dulunya partai oposisi dan sudah menjadi partai pendukung, maka akan lebih bijak dan elok apabila Hanura pun diberi peluang dan porsi yang sama di kabinet," terangnya.

Mengingat sampai saat ini Hanura adalah partai pengusung pemerintahan Jokowi-KH Ma'ruf Amin, belum mendapatkan tempat yang layak dalam kabinet ini.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Berita Terkini
KPK Sita Dokumen Pengadaan...
KPK Sita Dokumen Pengadaan saat Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Infografis
5 Kali Reshuffle Kabinet,...
5 Kali Reshuffle Kabinet, 4 Kali Dilakukan Jokowi pada Hari Rabu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved