Dilebur ke BRIN, Para Peneliti BPPT Diharapkan Tetap Semangat Berinovasi
Minggu, 05 September 2021 - 20:38 WIB
loading...
A
A
A
"Kita kasih semangat kepada generasi muda yang baru masih perekayasa muda. Agar tetap bisa berkarya mengkaji di pusat kajian teknologi, melanjutkan membangun energi terbarukan, PLTP, kendaraan bermotor listrik, Indonesia tsunami alert sistem," jelas Hammam
Dia mengungkapkan selama ini pihaknya terus berinovasi di masa pandemi COVID-19, misalkan dengan memproduksi alat pengukur kadar antibodi pasca vaksinasi COVID-19.
"Ada sekitar 20-30 program harus berlanjut termasuk pelayanan teknologi seperti di laboratorium, kekuatan struktur, aerodinamika, modifikasi cuaca penyemaian menggunakan garam untuk mengatasi kebakaran lahan dan hutan. Sedang terjadi di Riau, kita harus bisa membuat hujan buatan agar tinggi muka air di lahan gambut bisa mengurangi hot spot. Kalau kita terlalu terlena dengan pembubaran BPPT bisa-bisa tidak dapat dilanjutkan dengan baik," papar Hammam.
Dia menegaskan agar para peneliti dan pengkaji BPPT harus tetap eksis saat melebur dalam BRIN. "Pusat-pusat teknologi tetap dipertahankan di struktur baru. Kita beradaptasi dengan struktur baru, DNA BPPT akan ikut dalam struktur organisasi BRIN," tandasnya.
Sementara itu, Ketua Ikatan Alumni BPPT, Anton Adibroto berharap agar meskipun garis organisasi ada perubahan namun semangat para peneliti harus tetap ada untuk maju. "Kita harus beradaptasi. Memberikan semangat dari senior ke yang muda. Sudah memiliki DNA BPPT, kompetisi nya, semangat nya harus tetap ada. Keberlangsungan kompetensi," kata Anton.
Dia mengungkapkan selama ini pihaknya terus berinovasi di masa pandemi COVID-19, misalkan dengan memproduksi alat pengukur kadar antibodi pasca vaksinasi COVID-19.
"Ada sekitar 20-30 program harus berlanjut termasuk pelayanan teknologi seperti di laboratorium, kekuatan struktur, aerodinamika, modifikasi cuaca penyemaian menggunakan garam untuk mengatasi kebakaran lahan dan hutan. Sedang terjadi di Riau, kita harus bisa membuat hujan buatan agar tinggi muka air di lahan gambut bisa mengurangi hot spot. Kalau kita terlalu terlena dengan pembubaran BPPT bisa-bisa tidak dapat dilanjutkan dengan baik," papar Hammam.
Dia menegaskan agar para peneliti dan pengkaji BPPT harus tetap eksis saat melebur dalam BRIN. "Pusat-pusat teknologi tetap dipertahankan di struktur baru. Kita beradaptasi dengan struktur baru, DNA BPPT akan ikut dalam struktur organisasi BRIN," tandasnya.
Sementara itu, Ketua Ikatan Alumni BPPT, Anton Adibroto berharap agar meskipun garis organisasi ada perubahan namun semangat para peneliti harus tetap ada untuk maju. "Kita harus beradaptasi. Memberikan semangat dari senior ke yang muda. Sudah memiliki DNA BPPT, kompetisi nya, semangat nya harus tetap ada. Keberlangsungan kompetensi," kata Anton.
Lihat Juga :