Bantu Tangani Covid-19, Kapolri Lepas Bantuan 10 Unit Isotank
Jum'at, 03 September 2021 - 18:20 WIB
loading...
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melepas bantuan sepuluh unit Isotank ke seluruh Indonesia di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (3/9/2021) untuk membantu penanganan Covid-19. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melepas bantuan sepuluh unit Isotank ke seluruh Indonesia di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (3/9/2021) untuk membantu penanganan Covid-19 . Adapun 10 unit ISO tank dengan kapasitas masing-masing sebesar 21.100 Liter atau 21,1 Ton itu didatangkan Polri dari China.
ISO tank itu disalurkan ke Pulau Sumatera-Babel (2 unit), Pulau Kalimantan-Sulawesi (2 unit), Pulau Nusa Tenggara-Bali (2 unit), Pulau Maluku-Papua (2 unit) serta Pulau Jawa (2 unit) sebagai cadangan untuk mobilisasi ke seluruh Indonesia.
Baca juga: Kapolri Minta Semua Pusat Aktivitas Warga Dipasangi Aplikasi PeduliLindungi
Diketahui, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan untuk merekonversi produksi oksigen industri menjadi oksigen medis dari 40% menjadi 100%, menyalurkan oksigen konsentrator dan oksigen generator.
Selain itu, Polri juga berupaya turut serta dalam memenuhi kekurangan oksigen dengan menyalurkan 1.000 unit oksigen konsentrator dan 1 unit oksigen generator. Penambahan jumlah produksi oksigen, akhirnya berdampak pula pada meningkatnya kebutuhan fasilitas pengangkut untuk memobilisasi oksigen cair dari pabrik menuju rumah sakit.
ISO tank itu disalurkan ke Pulau Sumatera-Babel (2 unit), Pulau Kalimantan-Sulawesi (2 unit), Pulau Nusa Tenggara-Bali (2 unit), Pulau Maluku-Papua (2 unit) serta Pulau Jawa (2 unit) sebagai cadangan untuk mobilisasi ke seluruh Indonesia.
Baca juga: Kapolri Minta Semua Pusat Aktivitas Warga Dipasangi Aplikasi PeduliLindungi
Diketahui, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan untuk merekonversi produksi oksigen industri menjadi oksigen medis dari 40% menjadi 100%, menyalurkan oksigen konsentrator dan oksigen generator.
Selain itu, Polri juga berupaya turut serta dalam memenuhi kekurangan oksigen dengan menyalurkan 1.000 unit oksigen konsentrator dan 1 unit oksigen generator. Penambahan jumlah produksi oksigen, akhirnya berdampak pula pada meningkatnya kebutuhan fasilitas pengangkut untuk memobilisasi oksigen cair dari pabrik menuju rumah sakit.
Lihat Juga :