Ramai-Ramai Akses NIK Jokowi, Menkes Amankan Data Pejabat di Aplikasi Pedulilindungi

Jum'at, 03 September 2021 - 16:12 WIB
loading...
Ramai-Ramai Akses NIK...
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan pemerintah telah menutup semua data pejabat terkait informasi dalam aplikasi pedulilindungi. FOTO/TANGKAPAN LAYAR
A A A
JAKARTA - Menteri Kesehatan ( Menkes ) Budi Gunadi Sadikin memastikan pemerintah telah menutup semua data pejabat terkait informasi dalam aplikasi pedulilindungi . Penutupan ini menyusul ramainya akses terhadap NIK Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang digunakan untuk mengakses vaksin pada aplikasi tesebut.

"Bahwa tadi malam kami terinfo, sekarang sudah dirapikan, sehingga data pejabat ditutup," kata Budi saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (3/9/2021).

Budi menambahkan bahwa aplikasi tersebut sebenarnya diperuntukkan sarana warga untuk melakukan pengecekan status vaksinasi atau hasil tes laboratorium.

Baca juga: Diciduk Polisi, Oknum Pegawai Kelurahan Ini Bertugas Bobol Aplikasi PeduliLindungi

"Ini akan kita bangun berbasis teknologi informasi mengatur kehidupan kita sehari-hari dengan pedulilindungi. Ada fungsi pertama screening orang yang sudah divaksin, fungsi kedua melakukan tracing jadi setiap masuk kita tap barcode jadi kita ketahuan ke mana," katanya.

Budi menekankan bukan hanya Presiden, tapi banyak juga pejabat yang NIK-nya disalahgunakan. "Kita menyadari itu kita tutup beberapa pejabat yang data pribadinya sudah terbuka kita akan tutup," katanya.

Baca juga: Penumpang Pesawat Wajib Mengisi e-HAC di Aplikasi PeduliLindungi
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkes: Yang Paling...
Menkes: Yang Paling Banyak Dikeluhkan Dokter adalah Perundungan
Menkes Usul Penderita...
Menkes Usul Penderita TBC Dapat MBG, DPR: Wacana Tidak Masuk Akal
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Menkes Sarankan Pemudik...
Menkes Sarankan Pemudik Istirahat Setiap 3 Jam: Ngantuk Jadi Penyebab Kecelakaan
Menkes Ungkap 1.824...
Menkes Ungkap 1.824 Orang Paling Kaya Terima PBI-JK
120.472 Ribu Pasien...
120.472 Ribu Pasien Penyakit Kronis Dihapus PBI JK, Menkes Minta Langsung Direaktivasi
Menkes Budi Gunadi Soroti...
Menkes Budi Gunadi Soroti Fenomena FOMO Lari: Tak Masalah asal Sehat
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Raker Komisi IX DPR,...
Raker Komisi IX DPR, Menkes Paparkan Ancaman Krisis Dokter di Indonesia
Rekomendasi
Puluhan Pendukung Roy...
Puluhan Pendukung Roy Suryo Hadiri Sidang Putusan Praperadilan di PN Jaksel
Harga Emas Dunia Mendadak...
Harga Emas Dunia Mendadak Ambles Hari Ini! Investor Ramai-ramai Putar Haluan
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
Berita Terkini
Praperadilannya Dikabulkan...
Praperadilannya Dikabulkan Sebagian oleh PN Jaksel, Roy Suryo Tersenyum Lebar
Polri Bakal Periksa...
Polri Bakal Periksa Kementerian ESDM Terkait Korupsi Pengadaan Batu Bara PLTU
Breaking News! Roy Suryo...
Breaking News! Roy Suryo Menang Praperadilan
Tingkatkan Kesiapsiagaan...
Tingkatkan Kesiapsiagaan Darurat Perairan, NHM Bekali Tim ERT Standar Open Water Dive
Jokowi Siap Hadiri Sidang...
Jokowi Siap Hadiri Sidang Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jika Dipanggil Hakim
Bambang Pacul PDIP Kritik...
Bambang Pacul PDIP Kritik Pemerintah Utus Ketua MPR Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Infografis
Ramai di Medsos, Berikut...
Ramai di Medsos, Berikut Hukum Cek Khodam Menurut Para Ulama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved