Gelar PLEK di Lima Puluh Kota, Mentan Ajak Petani Manfaatkan KUR
Kamis, 02 September 2021 - 19:05 WIB
loading...
Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengatakan petani harus bisa mengembangkan sektor usahanya. Foto/SINDOnews
A
A
A
LIMA PULUH KOTA - Para petani di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat mendapatkan Pelatihan Literasi dan Edukasi Keuangan (PLEK). Dalam kegiatan ini, para petani diajak untuk memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) .
Kegiatan PLEK di Kabupaten Lima Puluh Kota digelar di Edotel SMK Negeri 3 Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, Jumat (27/8/2021). Baca juga: Kementan Dorong Pemda Bikin BUMD untuk Dongkrak Ekspor Pertanian
Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengatakan petani harus bisa mengembangkan sektor usahanya. "Oleh sebab itu, salah satu pembahasan yang dilakukan dalam PLEK adalah bagaimana petani bisa memanfaatkan KUR," ujarnya.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menjelaskan hal serupa. "Saat ini, petani tidak boleh hanya mengetahui tanam, panen, jual. Petani harus tahu lebih dari itu. Tahu bagaimana mengolah agar nilai jual produk meningkat, termasuk tahu bagaimana mengelola keuangan. Lewat PLEK, cara mengelola keuangan akan dipelajari," katanya.
Pelatihan Literasi dan Edukasi Keuangan di Kabupaten Lima Puluh Kota sendiri disambut antusias. Tercatat 60 orang peserta dari lima nagari lokasi IPDMIP Tahun 2021 mengikuti kegiatan ini. Seluruh peserta berdiskusi mengenai Kredit Usaha Rakyat (KUR) bersama Divisi Kredit Bank Nagari Cabang Lima Puluh Kota.
Kegiatan PLEK di Kabupaten Lima Puluh Kota digelar di Edotel SMK Negeri 3 Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, Jumat (27/8/2021). Baca juga: Kementan Dorong Pemda Bikin BUMD untuk Dongkrak Ekspor Pertanian
Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengatakan petani harus bisa mengembangkan sektor usahanya. "Oleh sebab itu, salah satu pembahasan yang dilakukan dalam PLEK adalah bagaimana petani bisa memanfaatkan KUR," ujarnya.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menjelaskan hal serupa. "Saat ini, petani tidak boleh hanya mengetahui tanam, panen, jual. Petani harus tahu lebih dari itu. Tahu bagaimana mengolah agar nilai jual produk meningkat, termasuk tahu bagaimana mengelola keuangan. Lewat PLEK, cara mengelola keuangan akan dipelajari," katanya.
Pelatihan Literasi dan Edukasi Keuangan di Kabupaten Lima Puluh Kota sendiri disambut antusias. Tercatat 60 orang peserta dari lima nagari lokasi IPDMIP Tahun 2021 mengikuti kegiatan ini. Seluruh peserta berdiskusi mengenai Kredit Usaha Rakyat (KUR) bersama Divisi Kredit Bank Nagari Cabang Lima Puluh Kota.
Lihat Juga :