Ada Masalah Kebocoran Data, Isu DPT Bakal Mencuat Lagi di Pemilu 2024
Kamis, 02 September 2021 - 18:39 WIB
loading...
Waketum DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia memprediksi DPT masih akan menjadi isu krusial pada Pemilu 2024. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Daftar Pemilih Tetap ( DPT ) diprediksi masih menjadiisu krusial pada pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) dan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2024.
"Soal data pemilih, ini selalu menjadi masalah atau isu klasik sebetulnya. Setiap mau pemilu, setiap mau pilkada tetap selalu isu DPT ini mencuat ke permukaan," kata Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia Tandjung dalam webinar bertajuk 'Memotret Persiapan Pemilu 2024 : Tahapan, Strategi, dan Prediksi' yang digelar Indonesian Public Institute (IPI) secara daring, Kamis (2/9/2021).
Baca juga: Ketatanegaraan Bermasalah bila Pemilu 2024 Ditiadakan, PKB: Makanya Butuh Amendemen
Dalam beberapa kesempatan, Doli mengaku sudah mendorong kepada pemerintah agar persoalan DPT ini bisa diminimalisir. Caranya, kata dia, pemerintah wajib mempunyai database kependudukan yang baik, valid, terintegrasi dan punya sistem pengelolaannya yang baik.
Sebab, Doli masih melihat pernasalahan-permasalahan yang bersumber dari database kependudukan kerap kali terjadi. Apalagi, di tengah masa pandemi Covid-19 seperti ini.
"Soal data pemilih, ini selalu menjadi masalah atau isu klasik sebetulnya. Setiap mau pemilu, setiap mau pilkada tetap selalu isu DPT ini mencuat ke permukaan," kata Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia Tandjung dalam webinar bertajuk 'Memotret Persiapan Pemilu 2024 : Tahapan, Strategi, dan Prediksi' yang digelar Indonesian Public Institute (IPI) secara daring, Kamis (2/9/2021).
Baca juga: Ketatanegaraan Bermasalah bila Pemilu 2024 Ditiadakan, PKB: Makanya Butuh Amendemen
Dalam beberapa kesempatan, Doli mengaku sudah mendorong kepada pemerintah agar persoalan DPT ini bisa diminimalisir. Caranya, kata dia, pemerintah wajib mempunyai database kependudukan yang baik, valid, terintegrasi dan punya sistem pengelolaannya yang baik.
Sebab, Doli masih melihat pernasalahan-permasalahan yang bersumber dari database kependudukan kerap kali terjadi. Apalagi, di tengah masa pandemi Covid-19 seperti ini.
Lihat Juga :