Tokoh Agama Diharap Jadi Garda Terdepan dalam Pencerahan Umat
Senin, 30 Agustus 2021 - 06:24 WIB
loading...
Menag Yaqut Cholil Qoumas menyebut, tokoh agama menjadi garda terdepan dalam pencerahan terhadap virus Corona dan program vaksinasi di umat Islam Indonesia. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyebut, tokoh agama menjadi garda terdepan dalam pencerahan terhadap virus Corona (Covid-19) dan program vaksinasi di umat Islam Indonesia.
Baca juga: Luhut Minta Tokoh Agama Tidak Malu Jika Terkena Covid-19
Hal ini disampaikan pada Tasyakuran Nasional Hari Ulang Tahun Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) ke-86 yang digelar secara daring dan luring, Minggu 29 Agustus 2021.
"Khusus terhadap program vaksinasi massal yang bertujan untuk mencapai herd immunity, kami terus berharap kiranya para tokoh agama berada di garda terdepan dengan memberikan pencerahan dan keteladanan masyarakat agar program ini dapat berjalan dengan baik," kata Menag Yaqut demikian dikutip pada laman resmi Kemenag, Senin,(30/08/2021).
Baca juga: Luhut Tegaskan Peran Penting Tokoh Agama dalam Edukasi Prokes dan Vaksinasi
Tidak lupa ia memberikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak dalam menghadapi pandemi Covid-19 di Indonesia.
"Sebagai Menteri Agama saya memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para Tuan Guru, Ulama, Kyai, Habaib, dan Masyayikh yang terus membersamai umat dalam menghadapi badai Covid-19 yang hingga kini belum usai," jelas Menag.
Pada kesempatan yang sama, ia turut mengenang sosok Tuan Guru KH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid sebagai pencetus madrasah NWDI menjadi wahana ikut mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai kelanjutan dari kontribusinya terhadap pembangunan negeri ini.
"Tepat sekali jika negara kemudian menganugerahkan Tuan Guru KH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid sebagai pahlawan nasional pada 9 November 2017," ucap Menag.
Ia menilai Tuan Guru KH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid adalah sosok pahlawan yang sepanjang usianya dimanfaatkan untuk memperjuangkan agama dan negara.
"Ini merupakan teladan sekaligus modal penting bagi kita semua untuk terus berjuang mewujudkan Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh, menuju Indonesia Maju. Semoga Allah swt menyertai setiap niat dan Langkah kita," harap Menag.
Baca juga: Luhut Minta Tokoh Agama Tidak Malu Jika Terkena Covid-19
Hal ini disampaikan pada Tasyakuran Nasional Hari Ulang Tahun Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) ke-86 yang digelar secara daring dan luring, Minggu 29 Agustus 2021.
"Khusus terhadap program vaksinasi massal yang bertujan untuk mencapai herd immunity, kami terus berharap kiranya para tokoh agama berada di garda terdepan dengan memberikan pencerahan dan keteladanan masyarakat agar program ini dapat berjalan dengan baik," kata Menag Yaqut demikian dikutip pada laman resmi Kemenag, Senin,(30/08/2021).
Baca juga: Luhut Tegaskan Peran Penting Tokoh Agama dalam Edukasi Prokes dan Vaksinasi
Tidak lupa ia memberikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak dalam menghadapi pandemi Covid-19 di Indonesia.
"Sebagai Menteri Agama saya memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para Tuan Guru, Ulama, Kyai, Habaib, dan Masyayikh yang terus membersamai umat dalam menghadapi badai Covid-19 yang hingga kini belum usai," jelas Menag.
Pada kesempatan yang sama, ia turut mengenang sosok Tuan Guru KH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid sebagai pencetus madrasah NWDI menjadi wahana ikut mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai kelanjutan dari kontribusinya terhadap pembangunan negeri ini.
"Tepat sekali jika negara kemudian menganugerahkan Tuan Guru KH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid sebagai pahlawan nasional pada 9 November 2017," ucap Menag.
Ia menilai Tuan Guru KH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid adalah sosok pahlawan yang sepanjang usianya dimanfaatkan untuk memperjuangkan agama dan negara.
"Ini merupakan teladan sekaligus modal penting bagi kita semua untuk terus berjuang mewujudkan Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh, menuju Indonesia Maju. Semoga Allah swt menyertai setiap niat dan Langkah kita," harap Menag.
(maf)
Lihat Juga :