Bela Jokowi Soal Penanganan Covid-19, Prabowo: We Are on The Right Track

Sabtu, 28 Agustus 2021 - 16:35 WIB
loading...
Bela Jokowi Soal Penanganan...
Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto membela penanganan Covid-19 yang sudah dilakukan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto membela penanganan Covid-19 yang sudah dilakukan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama ini. Hal ini disampaikan Prabowo menanggapi paparan Jokowi di pertemuan dengan ketum dan sekretaris jenderal (sekjen) parpol pendukung pemerintah di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 25 Agustus 2021 kemarin.

“Tim kita saya kira bagus, tim kita di kabinet cukup kompak dan kerjanya baik. Jadi mohon bapak jangan ragu-ragu, we are the right track,” kata Prabowo dalam pertemuan itu sebagaimana dikutip di Youtube Sekretariat Presiden yang dirilis Sabtu (28/8/2021).

Bahkan, kata Prabowo, terkait masalah Covid-19 pihaknya cukup optimistis Indonesia bisa melewatinya dengan baik. Soal masih adanya kekurangan di sana-sini, dan juga soal vaksinasi juga dialami oleh banyak negara. “Bahwa ada kekurangan, keterlambatan vaksin itu saya kira yang dihadapi banyak negara,” ujarnya. Baca juga: Prabowo Minta Jokowi Tak Hiraukan Suara yang Ingin Perkeruh Keadaan

Kemudian, sambung Menteri Pertahanan (Menhan) ini, sebagaimana yang dipaparkan Jokowi terkait pertumbuhan ekonomi, dia pun optimistis akan itu. Sehingga, ia menilai bahwa keputusan Jokowi untuk tidak menerapkan karantina wilayah atau lockdown merupakan keputusan yang tepat. Karena, mantan Calon Presiden (Capres) di Pilpres 2014 dan 2019 ini melihat, banyak negara yang justru kesulitan karena menerapkan lockdown. Jadi, Indonesia boleh berbangga dengan prestasi yang telah dicapai ini. Baca juga: Jokowi: Indonesia Peringkat ke 4 dari 220 Negara Penyelenggara Vaksinasi

“Kedua yang Bapak sampaikan, ekonomi kita cukup optimistis dibandingkan dengan banyak negara lain, itu juga berhubungan keputusan Bapak untuk tidak lockdown keras memungkinkan kita untuk bisa selamat. Negara lain yang lockdown keras malah mengalami kesulitan. Jadi kita boleh bangga prestasi kita baik. Saya bangga bagian dari pemerintahan ini, dan kita enggak usah ragu-ragu,” tutup Prabowo.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Prabowo Resmi Lantik...
Prabowo Resmi Lantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh
Prabowo Resmi Lantik...
Prabowo Resmi Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, Agustina dan Trenggono Wakil
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Rekomendasi
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Konser Reuni BTS di...
Konser Reuni BTS di Busan Molor 75 Menit, HYBE Minta Maaf dan Jelaskan Penyebabnya
Berita Terkini
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Budiman Sudjatmiko Tepis...
Budiman Sudjatmiko Tepis Usir Mahasiswa dari Forum Diskusi di Semarang
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
Kemenhaj: 76.829 Jemaah...
Kemenhaj: 76.829 Jemaah Haji dari 195 Kloter Telah Tiba di Indonesia
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Infografis
Miliki Kesamaan, Dedi...
Miliki Kesamaan, Dedi Mulyadi The Next Jokowi?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved