Iluni UI Nilai Urus E-KTP Sekaligus Vaksin Efektif Bantu Program Pemerintah

Sabtu, 28 Agustus 2021 - 06:26 WIB
loading...
Iluni UI Nilai Urus...
Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui, mungkin itu peribahasa yang tepat untuk menggambarkan adanya pelayanan Dukcapil di Sentra Vaksinasi. Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui, mungkin itu peribahasa yang tepat untuk menggambarkan adanya pelayanan Dukcapil di Sentra Vaksinasi. Seperti diketahui, persoalan nomor induk kependudukan (NIK) sering menjadi salah satu kendala saat melakukan vaksin .

Baca juga: Gubernur Khofifah Minta Bupati/Wali Kota Prioritaskan Vaksinasi Pelajar

Mulai dari NIK bermasalah hingga dipakai orang lain pun beberapa kali terjadi. Dengan Adanya layanan Dukcapil di sentra-sentra vaksinasi selain dapat langsung menuntaskan kendala masyarakat juga sekaligus bisa melayani administrasi kependudukan.

Baca juga: Pemkot Bandung Minta Aparat Kewilayahan Sisir Warga untuk Vaksinasi

Hal ini pun tergambarkan saat Ditjen Dukcapil membantu Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni) saat menggelar program vaksinasi 'Sinergi Sehat'.

"lluni UI minta bantuan Ditjen Dukcapil dan Dukcapil DKI Jakarta membuka pelayanan adminduk agar masyarakat yang datang untuk vaksin bisa sekaligus mengurus KTP-el atau NIK yang bermasalah," kata Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrullah dikutip dari siaran persnya, Sabtu (28/8/2021).

"Kami setuju dan mendukung penuh kegiatan yang sangat baik ini. Hal ini juga dalam rangka melaksanakan arahan Mendagri Tito Karnavian agar Dukcapil membantu secara maksimal program Vaksinasi," tambahnya.

Dia mengatakan, selain mendapat layanan vaksinasi, masyarakat yang datang bisa sekaligus mengurus KTP-el atau NIK yang bermasalah.

Koordinator Tim Pelayanan GISA NIK untuk vaksin, Ahmad Ridwan melaporkan, sejak Selasa (24/8/2021) hingga Kamis (26/8/2021) sore tercatat sebanyak 187 orang yang dilayani vaksin sekaligus mengurus KTP dan NIK mereka yang bermasalah.

"Jumlah itu terdiri pada Kamis sore tim Dukcapil melayani sebanyak 70 orang terdiri 5 orang yang mengecek data Biometrik. 11 penduduk merekam dan mencetak e-KTP baru, 49 orang mencetak e-KTP karena rusak dan hilang, serta 5 warga yang mengubah data dan mencetak e-KTP baru," ungkapnya.

Lalu pada Rabu (25/8/2021) tercatat 4 warga yang merekam baru data e-KTP. Lalu cetak e-KTP karena rusak atau hilang sebanyak 47 orang. Kemudian cetak e-KTP dengan mengganti status sebanyak 2 orang atau berjumlah 53 orang.

Dan pada Selasa (24/8/2021), Tim Dukcapil melayani sebanyak 64 peserta vaksin sekaligus mengurus NIK dan KTP mereka yang bermasalah.

"Jumlah itu terdiri sebanyak 60 orang mencetak KTP-el yang rusak atau hilang. Kemudian tim juga selesai menangani NIK yang terpakai orang lain sebanyak satu orang, mencetak KTP-el dengan mengganti status sebanyak satu orang, dan warga yang mengecek NIK sebanyak 2 orang," jelas Ridwan.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamendagri Buka Suara...
Wamendagri Buka Suara Soal Usulan Denda e-KTP Hilang: Itu Biaya Cetak Baru
Bareskrim Polri Tahan...
Bareskrim Polri Tahan TikToker yang Diduga Palsukan Status di KTP
Warga Baduy Korban Begal...
Warga Baduy Korban Begal Ditolak Rumah Sakit karena Tak Punya KTP, Pratikno: Kami Lacak Ya
Covid-19 Meningkat di...
Covid-19 Meningkat di Singapura, Thailand, dan Hong Kong, Kemenkes: Indonesia Aman
MK Tolak Gugatan Soal...
MK Tolak Gugatan Soal Pilihan Tidak Beragama Dalam KTP dan KK
Hasto Sebut Identitas...
Hasto Sebut Identitas Kader PDIP Juga Dicatut Dukung Dharma Pongrekun
UTBK SNBT 2026 Dimulai...
UTBK SNBT 2026 Dimulai Hari Ini, Jangan Lupa Bawa 5 Dokumen Wajib Berikut
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Kepala Dinas Kesehatan Cek Kabar Warga Baduy Ditolak RS, Ini Hasilnya
Apakah Foto KTP Bisa...
Apakah Foto KTP Bisa Diganti? Berikut Penjelasannya
Rekomendasi
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
Berita Terkini
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Presiden KSPI: Said...
Presiden KSPI: Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan
Berkas Sudah P21, Pakar:...
Berkas Sudah P21, Pakar: Tinggal Tunggu Penyidik Serahkan Roy Suryo dkk ke JPU
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Infografis
Inilah 5 Fakta Tapera,...
Inilah 5 Fakta Tapera, Program Pemerintah yang Tuai Polemik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved