Pemerintah Pakai Strategi Kepung dari Segala Penjuru Tuntaskan Kasus BLBI
Jum'at, 27 Agustus 2021 - 18:40 WIB
loading...
A
A
A
"RUU Perampasan Aset sebagai dasar penegak hukum melakukan pengejaran harta kekayaan para penjahat ekonomi untuk sebelum, selama, dan setelah proses persidangan," jelasnya.
Dalam membantu menangani kasus ini, Untung menjelaskan pihak Kejaksaan Agung mengutus sebanyak 12 jaksa. Menurut dia, latar belakang dari para jaksa tersebut sudah kenyang pengalaman.
"Dalam hal ini kejakasaan mengutus 12 orang jaksa pengacara negara yang saya tahu itu telah teruji dan berpengalaman di bidangnya," paparnya.
Selain itu, lanjut dia, terdapat sejumlah kendala yang masih harus dihadapi oleh Satgas BLBI. Salah satu di antaranya adalah aset obligor dan debitur BLBI yang berada kini berada di luar negeri. Baca juga: Satgas BLBI Sita 44 Bidang Tanah Milik PT Lippo Karawaci
"Sejumlah kendala yang saat ini dihadapi oleh Satgas BLBI, khususnya terkait aset yang berada di luar negeri yang memiliki sistem hukum yang berbeda dengan sistem hukum Indonesia," tutupnya.
Dalam membantu menangani kasus ini, Untung menjelaskan pihak Kejaksaan Agung mengutus sebanyak 12 jaksa. Menurut dia, latar belakang dari para jaksa tersebut sudah kenyang pengalaman.
"Dalam hal ini kejakasaan mengutus 12 orang jaksa pengacara negara yang saya tahu itu telah teruji dan berpengalaman di bidangnya," paparnya.
Selain itu, lanjut dia, terdapat sejumlah kendala yang masih harus dihadapi oleh Satgas BLBI. Salah satu di antaranya adalah aset obligor dan debitur BLBI yang berada kini berada di luar negeri. Baca juga: Satgas BLBI Sita 44 Bidang Tanah Milik PT Lippo Karawaci
"Sejumlah kendala yang saat ini dihadapi oleh Satgas BLBI, khususnya terkait aset yang berada di luar negeri yang memiliki sistem hukum yang berbeda dengan sistem hukum Indonesia," tutupnya.
(kri)
Lihat Juga :