Faktor yang Bikin Elektabilitas Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo Kian Moncer
Rabu, 25 Agustus 2021 - 16:20 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Hasil Survei, Perempuan Terkena Dampak Paling Besar Pandemi Covid-19
"Elektabilitas Prabowo naik dibandingkan 20 April dari 19,3% jadi 26%. Kenapa naik? Gerindra secara formal ada di pemerintahan. Kinerja pemerintah menurun maka yang mendapatkan insentif elektoral elektabilitas adalah Prabowo Subianto. Meskipun secara formal bagian dari pemerintah tapi persepsi publik masih ada di luar pemerintah," jelas Burhanuddin Muhtadi.
"Ganjar kenapa naik? Saya menduga drama antara Mas Bambang Pacul dan Ganjar. Pada April tingkat keterkenalan Ganjar 50% kemudian saat ini naik menjadi 69%. Drama itu menjadi berkah buat Ganjar," kata Burhanuddin Muhtadi.
Sebagaimana diketahui, Survei Indikator Politik Indonesia dilaksanakan pada 30 Juli - 4 Agustus 2021 dengan metode survei tatap muka pada WNI dengan hak pilih, jumlah responden 1.220 orang dengan toleransi margin of error statistik kurang lebih 2,9%.
"Elektabilitas Prabowo naik dibandingkan 20 April dari 19,3% jadi 26%. Kenapa naik? Gerindra secara formal ada di pemerintahan. Kinerja pemerintah menurun maka yang mendapatkan insentif elektoral elektabilitas adalah Prabowo Subianto. Meskipun secara formal bagian dari pemerintah tapi persepsi publik masih ada di luar pemerintah," jelas Burhanuddin Muhtadi.
"Ganjar kenapa naik? Saya menduga drama antara Mas Bambang Pacul dan Ganjar. Pada April tingkat keterkenalan Ganjar 50% kemudian saat ini naik menjadi 69%. Drama itu menjadi berkah buat Ganjar," kata Burhanuddin Muhtadi.
Sebagaimana diketahui, Survei Indikator Politik Indonesia dilaksanakan pada 30 Juli - 4 Agustus 2021 dengan metode survei tatap muka pada WNI dengan hak pilih, jumlah responden 1.220 orang dengan toleransi margin of error statistik kurang lebih 2,9%.
(muh)
Lihat Juga :