LaNyalla Bicara Kemandirian dan Kedaulatan Pangan di FGD HIPPORA

Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:15 WIB
loading...
LaNyalla Bicara Kemandirian...
Ketua Komite III DPD RI Sylviana Murni diutus Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menghadiri FGD Porang Komoditas Nusantara Menembus Pasar Dunia yang diselenggarakan Himpunan Petani dan Pengusaha Porang Nusantara (HIPPORA). Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menyampaikan pentingnya Indonesia memiliki kemandirian dan kedaulatan pangan . Sebab, pandemi Covid-19 berdampak pada krisis pangan berkepanjangan sebagaimana disampaikan Badan Pangan Dunia.

LaNyalla menyampaikan hal tersebut saat menjadi keynote speaker di Tasyakuran Panen Raya Porang Nasional 2021 dan Focus Group Discussion (FGD) 'Porang Komoditas Nusantara Menembus Pasar Dunia' yang diselenggarakan Himpunan Petani dan Pengusaha Porang Nusantara (HIPPORA), di Pendopo Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Selasa (24/8/2021).

Secara khusus LaNyalla mengutus Ketua Komite III DPD RI Sylviana Murni, yang merupakan mitra Kementerian Pertanian untuk hadir di acara tersebut. "Semua negara berupaya memperkuat ketahanan pangan mereka. Karena tantangan masa depan, yang ditandai dengan era Disruptif di semua lini dan ancaman Perubahan Iklim Global harus dijawab dengan hal itu," kata LaNyalla.

Menurut LaNyalla, porang sebagai produk tanaman pangan adalah produk strategis sepanjang masa. Keberadaannya selain mendukung ketahanan pangan juga menjadi menjadi salah satu penyumbang pendapatan negara.

Baca juga: Dihantam Krisis Pangan Parah, Korut Malah Tayangkan Kartun Bahaya Obesitas

Berdasarkan data Badan Karantina Pertanian, jumlah ekspor komoditas porang pada semester pertama tahun 2021 mengalami peningkatan sebesar 160% dibandingkan semester pertama tahun 2019. Tujuan utama ekspornya ke Tiongkok, Vietnam, Thailand, hingga Jepang dan Korea serta beberapa negara di Eropa.

"DPD RI sangat mendukung secara masif budidaya tanaman Porang yang memiliki keunggulan kompetitif iklim tropis. Apalagi Kementerian Pertanian berkomitmen melakukan peningkatan ekspor tanaman porang di pasar global karena komoditas ini punya beragam potensi untuk jadi primadona di pasar ekspor," jelas mantan Ketua Umum PSSI itu.

Umbi porang bernilai ekonomis tinggi dan berfungsi sebagai bahan baku berbagai macam industri. Seperti dalam industri makanan, industri kosmetik, industri farmasi, industri kimia dan pembuatan kertas serta industri lainnya.

Namun, LaNyalla mengingatkan agar HIPPORA memperhatikan apa yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berkunjung ke Sentra Porang di Madiun beberapa waktu lalu. Presiden meminta porang tidak lagi diekspor dalam bentuk umbi. Tetapi, harus dalam bentuk olahan atau produk turunannya.

Baca juga: BUMN Pangan Sowan ke KKP, Menteri Trenggono Kasih Pesan Begini

"Kita berharap Kementerian Pertanian dan Kementerian Perindustrian dengan melibatkan HIPPORA melakukan sinergi untuk secara cepat menjawab arahan Presiden tersebut. Artinya produk olahan atau produk turunan dari Porang harus menjadi road map untuk peningkatan nilai tambah Indonesia," katanya.

Menurut LaNyalla, apa yang dikatakan Presiden Jokowi memang benar. Jika Indonesia tidak memulai membuat produk olahan porang, nantinya bisa kalah dengan negara lain. Sebab, sejarah mencatat, Korea Selatan pernah melakukan penelitian sejumlah produk hayati di hutan Indonesia, terutama tanaman-tanaman herbal. Hari ini, Korea Selatan menjadi salah satu negara yang memimpin produk-produk obat herbal dari sumber hayati dan hewani.

"Begitu juga Thailand, di tahun 80-an, saat kita swasembada beras, mereka belajar ke sini. Termasuk meminta contoh beberapa Varietas beras kita. Dan hari ini Thailand menjadi eksportir beras. Kemudian ada Vietnam yang pernah belajar di sentra Pembudidayaan Udang di Dipasena, Lampung. Kini mereka salah satu negara eksportir Udang besar di dunia. Ironisnya, tambak Dipasena hari ini dalam kondisi hidup segan mati tak mau," katanya.

Dalam kesempatan itu, LaNyalla juga mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-827 Kabupaten Trenggalek. Dia berharap apa dicanangkan Bupati bisa tercapai. "Semoga dapat terwujud apa cita-cita Pak Bupati menjadikan Trenggalek Meroket, Maju Ekonomi Rakyatnya, Orang dan Organisasinya Kreatif, dan Ekosistem yang Terjaga."

Selain Ketua DPD RI, turut mengisi acara Panen Raya dan FGD tersebut antara lain DR. H. Jazilul Fawaid (Ketua Dewan Pembina DPP-HIPPORA, Wakil Ketua MPR RI), H. Mochamad Nur Arifin (Bupati Trenggalek), Dr. Ir. Misnawi (Dewan Pakar DPP HIPPORA), Mu’in Fikri (Vice President Divhub Antar Lembaga 1 Bank BNI), dan Pramu Risanto (Tenaga Ahli Kementerian LHK).
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wali Kota Agustina Bawa...
Wali Kota Agustina Bawa Inovasi Semarang ke Panggung Nasional, Tawarkan Solusi Ketahanan Pangan Kota Masa Depan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Pemerintahan Prabowo...
Pemerintahan Prabowo Dipastikan Mampu Hadapi Gejolak Ekonomi
Produksi Beras Naik...
Produksi Beras Naik Sebentar
Prabowo Kumpulkan Menteri...
Prabowo Kumpulkan Menteri usai Lawatan Eropa, Bahas Pangan, Energi, hingga Pendidikan
Pakar Hukum Andrie Taruna:...
Pakar Hukum Andrie Taruna: Energi dan Pangan Harus Tumbuh Bersama
Gerakan Musyawarah Revitalisasi...
Gerakan Musyawarah Revitalisasi Pangan Lokal Digagas di Cinere
FAO Ingatkan Risiko...
FAO Ingatkan Risiko Krisis Pangan Global, Indonesia Siap Ambil Peran Pemasok Pangan Dunia
FAO Peringatkan Penutupan...
FAO Peringatkan Penutupan Selat Hormuz Bisa Picu Krisis Harga Pangan Global dalam Setahun
Rekomendasi
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Kisah Inspiratif Nasabah...
Kisah Inspiratif Nasabah PNM Warnai Grand Final Pro Futsal League 2026
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Berita Terkini
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Hadiri Munas-Konbes...
Hadiri Munas-Konbes NU 2026, Prabowo Apresiasi Peran Strategis NU bagi Bangsa
2 Peserta Latsarmil...
2 Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemhan: Bakal Dievaluasi Menyeluruh
Nanik S Deyang Bakal...
Nanik S Deyang Bakal Diperiksa di Kasus Dugaan Korupsi MBG? Kejagung: Iya Berpotensi
Akademisi Dukung Langkah...
Akademisi Dukung Langkah Kejagung Jerat Pihak Pasif dan Korporasi di Kasus BGN
Sidang Putusan Perkara...
Sidang Putusan Perkara Chromebook Digelar 30 Juni, Nadiem: Saya Harap Keputusannya Bebas
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved