PKS Apresiasi Keberhasilan Pemerintah Evakuasi WNI dari Afghanistan

loading...
PKS Apresiasi Keberhasilan Pemerintah Evakuasi WNI dari Afghanistan
Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid mengapresiasi kesigapan dan keberhasilan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang sukses mengevakuasi seluruh Warga Negara Indonesia dari Afghanistan. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid (HNW) mengapresiasi kesigapan dan keberhasilan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang sukses mengevakuasi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) dari Afghanistan.

Sebagaimana diketahui banyak warga negara Afghanistan berusaha keluar dari negaranya pasca Taliban berhasil kembali menguasai negara tersebut setelah militer Amerika Serikat dan sekutunya mulai meninggalkan Afghanistan beberapa hari terakhir.

Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut merasa prihatin menyaksikan sejumlah tragedi yang terjadi saat pesawat Amerika Serikat akan mengevakuasi warga dari Afghanistan. Baca juga: Cerita di Balik Penggunaan Pesawat TNI AU dalam Evakuasi WNI dari Afghanistan

"WNI dan mereka yang berhasil dievakuasi dari Afghanistan, yang dijadwalkan tiba di bandara Soekarno Hatta kemarin, agar setibanya mereka di Indonesia juga tetap mendapatkan hak-hal mereka sebagai Warga Negara," ujar Hidayat Nur Wahid, Minggu (22/8/2021) dalam keterangan tertulisnya. Baca juga: Dramatis, Detik demi Detik Proses Evakuasi WNI dari Afghanistan



Hidayat Nur Wahid juga berharap agar pemerintah Indonesia memastikan pejabat KBRI yang masih bertugas di Kabul agar terus dipastikan terjaminnya keselamatan dan kelancaran kerjanya pasca Taliban menguasai Afghanistan. Proses evakuasi WNI dari Afghanistan tersebut dikatakan HNW sudah amat tepat dan sesuai dengan Pasal 21 UU Nomor 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri.

"Evakuasi ini sebagai perwujudan dari amanat konstitusi yaitu melindungi seluruh bangsa Indonesia apalagi bagi WNI yang berada di daerah konflik," tandasnya. Carlos Roy Fajarta
(cip)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top