Cak Imin Ungkap Tiga Kekuatan Paling Berpengaruh di Era Pandemi

Sabtu, 21 Agustus 2021 - 20:13 WIB
loading...
Cak Imin Ungkap Tiga...
Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) memberi analisa mengenai tiga kekuatan besar yang paling berpengaruh di masa pandemi seperti saat ini. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar ( Cak Imin ) memberikan analisa mengenai tiga kekuatan besar yang paling berpengaruh di masa pandemi seperti saat ini.

Baca juga: Cak Imin Sebut Faktor Ini Menentukan Masa Depan Indonesia

"Yang paling penting dalam suasana hari ini adalah ada tiga kekuatan besar yang sedang bertempur di dunia ini, yang pertama pasar ekonomi semua didekte oleh pasar," kata Cak Imin dalam webinar Kementerian Kominfo RI yang bertajuk Bijak dan Cerdas Bermedsos, Sabtu (21/8/2021).

Baca juga: Curhat Cak Imin di Koalisi Pemerintah, Punya Kekuatan Strategis Tapi Takut Gagal

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menjelaskan hampir semua pemerintah yang ada di berbagai negara tunduk terhadap mekanisme pasar.

"Hampir semua Pemerintahan manapun tunduk dengan pasar karena pasar memiliki hukumnya sendiri , Contohnya begini, pendiri Facebook, pendiri IT-IT, E commerce, platform ekonomi yang baru itu sudah mendikte aturan main, mendikter cara kerja, mendikte regulasi, pokoknya kalo kamu mau pakai silahkan tapi tergantung saya," ucap Cak Imin.

Menurut Cak Imin, Kekuatan selanjutnya adalah ilmu pengetahuan dan teknologi terutama teknologi informasi.

"Kekuatan yang kedua ilmu pengetahuan dan teknologi terutama teknologi informasi termasuk platform media sosial, platform ekonomi, semua serba dikendalikan oleh ilmu pengetahuan dan teknologi, siapa yang mampu mengendalikan ilmu pengetahuan dan teknologi akan menguasai dunia," papar Cak Imin

Selanjutnya kekuatan ketiga adalah kekuatan agama yang selama ini telah memiliki pemeluknya masing-masing.

"Kekuatan yang ketiga adalah agama, sekarang agama sangat subur. Dalam 10 tahun terakhir ini agama sangat berjaya, bahkan ada kecenderungan semua agama bertindak radikal," tegasnya.

"Kenapa agama kuat, karena agama akan menjadikan pemeluknya semakin militan dan menjadi riil power, apalagi dimasa pandemi pemeluk agama semakin memiliki gairah keagamaan yang tinggi," tambahnya.

Ketua Umum PKB tersebut melanjutkan dalam pertempuran tiga hal tersebut biasanya negara tertunduk pada pasar ekonomi, kecuali cina yang mencoba untuk tidak tunduk kepada pasar sampe Jack ma di tangkap dan di tahan karena ditangkap mendikte pemerintah.

"Satu-satunya media yang bisa kita gunakan Untuk eksis adalah media digital, nah disatu sisi dunia Maya mata pisau yang tajam satu sisi akan menimbulkan masalah, satu sisi akan memberikan manfaat," ungkapnya.

Sementara itu, Pengajar Universitas Esa Unggul, Gun Gun Siswadi menerangkan di masa Pandemi seperti saat ini masyarakat dapat menggunakan media sosial untuk kegiatan yang dapat bermanfaat terhadap persatuan nasional dalam rangka menghadapi semua ancaman terhadap bangsa Indonesia

"Kita dapat memanfaatkan media sosial untuk Menumbuhkan dan meningkatkan rasa cinta terhadap tanah air dan bangsa. Berupaya untuk menghilangkan ekstrimisme atau tuntutan berlebihan dari warga negara kepada pemerintah, menjaga tanah air dan bangsa dari serangan musuh, baik dari luar maupun dari dalam negeri dan masih banyak lagi yang lain," kata Gun Gun.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Era Ketua DPC PKB Asal...
Era Ketua DPC PKB Asal Dipilih Sudah Berakhir, Gus Halim: Semua Harus Lulus UKK
Terima Delegasi MCA,...
Terima Delegasi MCA, Cak Imin Dorong Sinergi Indonesia–Malaysia
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
Rekomendasi
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Berita Terkini
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved