AS Habiskan Rp30.000 Triliun Lawan Taliban, JK: 12 Tahun Anggaran Kita

Sabtu, 21 Agustus 2021 - 19:31 WIB
loading...
AS Habiskan Rp30.000...
Mantan Wapres, Jusuf Kalla (JK) mengatakan bahwa awal dari invasi AS di Afghanistan adalah untuk menangkap Osama Bin Laden yang diduga dalang di balik pengeboman WTC di New York. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Mantan Wakil Presiden (Wapres), Jusuf Kalla (JK) mengatakan bahwa awal dari invasi Amerika Serikat (AS) di Afghanistan adalah untuk menangkap Osama Bin Laden yang diduga dalang di balik pengeboman World Trade Center (WTC) di New York. Namun pada akhirnya Osama tewas dalam operasi pasukan khusus AS di Pakistan.

“Karena itulah AS berperang di Afghanistan. Dan itu semuanya tujuannya tidak jelas. Rakyatnya sendiri bingung untuk apa dia berperang di negara orang yang tidak punya tujuan. Tujuannya cuma satu menangkap Osama Bin laden tapi sudah ditangkap 2011. Dan sudah wafatlah pada waktu itu,” ujarnya dalam diskusi publik yang bertema Masa Depan Afghanistan dan Peran Diplomasi Peran Indonesia, Sabtu (21/8/2021). Baca juga: Cerita Bendera Afghanistan Ganti 18 Kali, Termasuk Bendera Syahadat oleh Taliban

JK menyebut bahwa selama 20 tahun berada di Afghanistan, AS menghabiskan anggaran tidak sedikit. Bahkan jika dirupiahkan maka setara kurang lebih 12 tahun anggaran Indonesia.

“Nah 20 tahun perang dengan biaya USD2 triliun sama dengan kira2 Rp30.000 triliun. Anda bayangkan itu. Jadi kira-kira 12 tahun anggaran kita. Nah itu dihabiskan hanya untuk memerangi kelompok Taliban,” jelasnya.

Terkait kondisi saat ini dia mengatakan ada tiga kelompok yang punya andil besar terkait situasi saat ini. Namun dia menilai sebenarnya ini adalah perang antara AS dengan Taliban. Baca juga: Menyerah pada Taliban, Ada Apa dengan 300.000 Tentara Afghanistan Didikan AS?

“Apa yang terjadi sekarang? Jadi sebenarnya ini tiga kelompok AS, pemerintah Presiden Ghani, dan kemudian Taliban. Ada tiga pihak yang berada dalam suatu situasi perang. Tapi perang sebenarnya perang Taliban dengan AS,” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
Momen Prabowo Bincang...
Momen Prabowo Bincang dengan Megawati, Gibran, hingga JK saat Hari Lahir Pancasila
Eks Waketum Projo Sebut...
Eks Waketum Projo Sebut Jokowi dan PSI Akan Babak Belur usai Serang JK Pakai Isu SARA
Jusuf Kalla Gelar Tasyakuran...
Jusuf Kalla Gelar Tasyakuran Milad ke-84, Sudirman Said: Semuanya Mendoakan Pak JK Sehat
Pengacara GAMKI Tegaskan...
Pengacara GAMKI Tegaskan Laporan Terhadap JK Bukan Berniat Menghukum
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Rekomendasi
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Berita Terkini
MK Tolak Gugatan Dharma...
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun Atas UU Kesehatan: Kepatuhan Warga adalah Konsekuensi Logis
Refly Harun Desak PN...
Refly Harun Desak PN Jakarta Timur Bolehkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa
Latsarmil Manajer Kopdes...
Latsarmil Manajer Kopdes Dievaluasi, Istana: Insyaaallah, Tidak Terjadi Korban Lagi
LPI Minta Program Prioritas...
LPI Minta Program Prioritas Nasional Dievaluasi Agar Sesuai Arahan Presiden
Pigai Sebut Masyarakat...
Pigai Sebut Masyarakat Indonesia Belum Siap Terima LGBT
Ini Makna Logo HUT ke-81...
Ini Makna Logo HUT ke-81 RI yang Telah Resmi Diluncurkan
Infografis
AS Butuh Rp15.919 Triliun...
AS Butuh Rp15.919 Triliun untuk Memodernisasi Senjata Nuklirnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved