Pengamat: Jaga Kedaulatan, Modernisasi Alutsista di Indonesia Wajib Dilakukan
Jum'at, 20 Agustus 2021 - 14:54 WIB
loading...
Pengamat militer dan pertahanan ISESS Khairul Fahmi menilai, modernisasi alutsista TNI wajib di lakukan mengingat kondisinya yang sudah tua dan membutuhkan peremajaan. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Modernisasi alat utama sistem senjata (Alutsista) bagi Indonesia hal yang wajib dilakukan. Apalagi saat ini lebih dari 52% alutsista yang dimiliki Indonesia sudah berumur lama dan membutuhkan peremajaan. Modernisasi alutsista sebagai hal yang mendesak dilakukan dengan rencana cepat, efektif, namun terukur sebagai perwujudan terhadap upaya menjaga NKRI.
"Dalam proses melaksanakan pembelian alutsista perlu dilakukan secara teliti, komprehensif dan dilaksanakan dengan tepat," ujar pengamat militer dan pertahanan dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi yang dihubungi di Jakarta, Jumat (20/8/2021).
Namun, sambung Fahmi, mengingat proses pembelian alutsista baru yang memerlukan waktu yang cukup panjang sambil menunggu berjalannya proses tersebut, maka perlu memanfaatkan dan melakukan modenisasi alutsista yang telah ada untuk dapat dipergunakan se-efektif dan se-efisien mungkin sehingga TNI selalu siap untuk menghadapi keadaan dengan alutsista yang ada. "Dalam pemanfaatan alutsista yang sudah ada, TNI AD saat ini masih aktif mengoperasikan tank AMX-13 yang dibeli Pemerintah Indonesia dari Perancis pada awal 1960 guna persiapan kampanye militer Trikora," jelasnya. Baca juga: Modernisasi Alutsista Dinilai Tak Perlu Tunggu Pandemi Covid-19 Berlalu
Fahmi memaparkan, saat ini sekitar 275 unit AMX 13 versi kanon 75 mm dan 105 mm masih di pergunakan oleh Pusat Kesenjataan Kaveleri yang tersebar di beberapa Kodam di Indonesia. Reputasi tempur tank AMX 13 terbilang sudah teruji di berbagai negara. Di Indonesia, AMX 13 dipergunakan dalam Operasi Seroja Timor Timur yang saat ini menjadi negara Timor Leste. "AMX 13 ini lebih baik dan teruji dari tank Scorpion yang juga dipergunakan oleh TNI AD, maka langkah yang realistis adalah melaksanakan modernisasi tank AMX 13 sehingga dapat dipergunakan sampai dengan 15 tahun ke depan," paparnya.
Modernisasi AMX 13, lanjut Fahmi, juga sejalan dengan kemampuan pemerintah Indonesia yang untuk saat ini belum dapat membeli tank ringan atau tank medium dalam jumlah besar untuk mengganti tank AMX 13. Sebagai perbandingan di beberapa negara juga masih mempergunakan tank AMX 13 yang telah di modernisasi seperti di negara Argentina, Venezuela, Meksiko dan Singapura. Baca juga: Dievakuasi Pakai Pesawat TNI dari Afghanistan, Begini Penampakan 26 WNI
"Dalam proses melaksanakan pembelian alutsista perlu dilakukan secara teliti, komprehensif dan dilaksanakan dengan tepat," ujar pengamat militer dan pertahanan dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi yang dihubungi di Jakarta, Jumat (20/8/2021).
Namun, sambung Fahmi, mengingat proses pembelian alutsista baru yang memerlukan waktu yang cukup panjang sambil menunggu berjalannya proses tersebut, maka perlu memanfaatkan dan melakukan modenisasi alutsista yang telah ada untuk dapat dipergunakan se-efektif dan se-efisien mungkin sehingga TNI selalu siap untuk menghadapi keadaan dengan alutsista yang ada. "Dalam pemanfaatan alutsista yang sudah ada, TNI AD saat ini masih aktif mengoperasikan tank AMX-13 yang dibeli Pemerintah Indonesia dari Perancis pada awal 1960 guna persiapan kampanye militer Trikora," jelasnya. Baca juga: Modernisasi Alutsista Dinilai Tak Perlu Tunggu Pandemi Covid-19 Berlalu
Fahmi memaparkan, saat ini sekitar 275 unit AMX 13 versi kanon 75 mm dan 105 mm masih di pergunakan oleh Pusat Kesenjataan Kaveleri yang tersebar di beberapa Kodam di Indonesia. Reputasi tempur tank AMX 13 terbilang sudah teruji di berbagai negara. Di Indonesia, AMX 13 dipergunakan dalam Operasi Seroja Timor Timur yang saat ini menjadi negara Timor Leste. "AMX 13 ini lebih baik dan teruji dari tank Scorpion yang juga dipergunakan oleh TNI AD, maka langkah yang realistis adalah melaksanakan modernisasi tank AMX 13 sehingga dapat dipergunakan sampai dengan 15 tahun ke depan," paparnya.
Modernisasi AMX 13, lanjut Fahmi, juga sejalan dengan kemampuan pemerintah Indonesia yang untuk saat ini belum dapat membeli tank ringan atau tank medium dalam jumlah besar untuk mengganti tank AMX 13. Sebagai perbandingan di beberapa negara juga masih mempergunakan tank AMX 13 yang telah di modernisasi seperti di negara Argentina, Venezuela, Meksiko dan Singapura. Baca juga: Dievakuasi Pakai Pesawat TNI dari Afghanistan, Begini Penampakan 26 WNI
Lihat Juga :