JARI Foundation dan Stafsus Presiden Gelar Program Inkubasi Magang Santri di Jerman
Rabu, 18 Agustus 2021 - 20:37 WIB
loading...
JARI Foundation bekerja sama dengan Stafsus RI Gugus Tugas Komunikasi Kelompok Strategis dan Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar Program Inkubasi Magang Santri. Foto/SINDOnews
A
A
A
CIREBON - JARI Foundation bekerja sama dengan Staf Khusus Presiden R I Gugus Tugas Komunikasi Kelompok Strategis dan Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar Program Inkubasi Magang Santri . Progam ini bertujuan membekali para santri dalam menghadapi dunia kerja melalui literasi digital.
Program ini diluncurkan secara hybrid di Cirebon, Jawa Barat, Rabu (18/8/2021). Peluncuran dibuka oleh Ketua Umum JARI Foundation Agesa Permadi, Program Migrasi dan Diaspora dari Deutsche Gesellschaft fuer Internationale Zusammenarbeit (GIZ) Indonesia Makhdonal Anwar, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Cirebon Asdullah, dan Staf Khusus Presiden Aminuddin Ma’ruf. Baca juga: Perempuan Amanat Nasional Salurkan Bantuan Sembako untuk Ustazah dan Guru Ngaji
Acara dilanjutkan dengan kegiatan magang para santri di 10 perusahaan milik alumni Jerman di Jakarta selama kurang lebih 1 bulan. Program akan ditutup pada 25 September 2021 yang rencananya diselenggarakan di Istana Negara.
Kerja sama JARI Foundation, Staf Khusus Presiden, Pemkab Cirebon yang didukung Program Migrasi dan Diaspora dari GIZ ini sejalan dengan salah satu agenda pemerintah pusat untuk mengembangkan dunia pendidikan vokasi di Indonesia. Program dilakukan dengan bekerja sama dengan Jerman sebagai salah satu kiblat pendidikan vokasi di dunia.
“Melalui kegiatan magang ini, diharapkan para santri dapat memperoleh keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri," kata Aminuddin.
Ada 10 instansi milik alumni Jerman yang menjadi mitra dalam menyediakan tempat magang. Yaitu Kata.ai, Feedloop, Germany Indonesia Professionals, German Camp Center, German Alumni Enterpreneurs Network, Athlimah, Gaya Bahasa Institut, PanganGroup, KESAN, dan LOGOS Indonesia. Baca juga: Kasus Covid-19 Terus Menurun, Keterisian Tempat Tidur di RS Rujukan di Angka 44,05%
Semua rangkaian kegiatan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan mengikuti arahan dan instruksi Satgas COVID-19 setempat.
Krina
Program ini diluncurkan secara hybrid di Cirebon, Jawa Barat, Rabu (18/8/2021). Peluncuran dibuka oleh Ketua Umum JARI Foundation Agesa Permadi, Program Migrasi dan Diaspora dari Deutsche Gesellschaft fuer Internationale Zusammenarbeit (GIZ) Indonesia Makhdonal Anwar, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Cirebon Asdullah, dan Staf Khusus Presiden Aminuddin Ma’ruf. Baca juga: Perempuan Amanat Nasional Salurkan Bantuan Sembako untuk Ustazah dan Guru Ngaji
Acara dilanjutkan dengan kegiatan magang para santri di 10 perusahaan milik alumni Jerman di Jakarta selama kurang lebih 1 bulan. Program akan ditutup pada 25 September 2021 yang rencananya diselenggarakan di Istana Negara.
Kerja sama JARI Foundation, Staf Khusus Presiden, Pemkab Cirebon yang didukung Program Migrasi dan Diaspora dari GIZ ini sejalan dengan salah satu agenda pemerintah pusat untuk mengembangkan dunia pendidikan vokasi di Indonesia. Program dilakukan dengan bekerja sama dengan Jerman sebagai salah satu kiblat pendidikan vokasi di dunia.
“Melalui kegiatan magang ini, diharapkan para santri dapat memperoleh keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri," kata Aminuddin.
Ada 10 instansi milik alumni Jerman yang menjadi mitra dalam menyediakan tempat magang. Yaitu Kata.ai, Feedloop, Germany Indonesia Professionals, German Camp Center, German Alumni Enterpreneurs Network, Athlimah, Gaya Bahasa Institut, PanganGroup, KESAN, dan LOGOS Indonesia. Baca juga: Kasus Covid-19 Terus Menurun, Keterisian Tempat Tidur di RS Rujukan di Angka 44,05%
Semua rangkaian kegiatan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan mengikuti arahan dan instruksi Satgas COVID-19 setempat.
Krina
(kri)
Lihat Juga :