Penerapan Hukum Kunci Pengendalian Covid-19 di New York

Selasa, 17 Agustus 2021 - 16:26 WIB
loading...
Penerapan Hukum Kunci...
Konsul Jenderal RI di New York Amerika Serikat, Arifi Saiman menjelaskan pemerintah setempat melakukan pengetatan dan pelonggaran dengan melihat perkembangan kasus Covid-19. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah Kota New York, Amerika Serikat (AS), menerapkan kebijakan tarik ulur selama pandemi Covid-19 . Jika Covid-19 meningkat akan dilakukan pengetatan, sebaliknya jika kasus menurun akan dilakukan pelonggaran.

"Sekarang pertandingan masih ada pembatas-pembatasan, jadi tidak langsung kembali normal tapi bertahap. Pemerintah di New York itu tarik ulur kalau kasus meningkat langsung bisa ditarik kalau menurun bisa, jadi lepas tarik lagi lepas tarik lagi," kata Konsul Jenderal RI di New York Amerika Serikat, Arifi Saiman dalam diskusi virtual, Selasa (17/8/2021).

Lebih lanjut dia mengatakan, meski pemerintah melakukan tarik ulur terhadap kebijakan pandemi Covid-19, namun hal itu tidak membuat masyarakat lantas tidak mentaati peraturan. Masyarakat patuh atas keputusan yang diambil dan menjadi hukum sebagai panglima tertinggi.

Baca juga: Beda dengan Indonesiaa, Warga AS yang Mau Divaksin Diberi Rp1,4 Juta

"Pentingnya penerapan hukum. Kalau ini panglima di dalam kota beserta penerapan sanksi yang tegas," jelasnya.

Lebih lanjut pemerintah New York melakukan penerapan kebijakan tarik ulur karena mengambil pelajaran dari pertandingan sepak bola Piala Eropa yang digelar secara terbuka. Sebab, dampak pertandingan Piala Eropa mengakibatkan dampak besar penyebaran Covid-19.

"Piala Eropa yang kemarin cukup terbuka sehingga menimbulkan dampak. AS juga belajar pengalaman Eropa itu," tambahnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Thucydides Trap: Antinomi...
Thucydides Trap: Antinomi China dan Amerika
Menhan Ungkap Asal Muasal...
Menhan Ungkap Asal Muasal Amerika Serikat Ajukan Overflight Access ke Indonesia
Menkomdigi Tegaskan...
Menkomdigi Tegaskan Pertukaran Data dengan AS Bukan Data Kependudukan
Amerika Serikat di Persimpangan...
Amerika Serikat di Persimpangan Damai Pada Perang Iran
ART RI-AS Dinilai Tidak...
ART RI-AS Dinilai Tidak Mencerminkan Prinsip Timbal Balik, Indonesia Tanggung Beban Lebih Besar
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
AS Diskriminatif, Cabut...
AS Diskriminatif, Cabut Kuota Tiket Suporter Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Rekomendasi
Sering Melihat Ibu Berjalan...
Sering Melihat 'Ibu' Berjalan di Rumah, Keluarga Rimar Baru Sadar Ada yang Janggal
Hari Ini, Timnas Indonesia...
Hari Ini, Timnas Indonesia vs Australia Berebut Tiket Final di Piala AFF U-19 2026
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
Berita Terkini
Oditur Militer: Jika...
Oditur Militer: Jika Kita Bisa Lihat Andrie Yunus, Tuntutan Bisa Lebih Tinggi
Prabowo Komitmen Sediakan...
Prabowo Komitmen Sediakan Obat Murah Agar Bisa Diakses Masyarakat
4th ICOP Darunnajah...
4th ICOP Darunnajah Bersama Menteri ATR/BPN, Pesantren Siap Pimpin Optimalisasi Wakaf Nasional
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar, Ade Darmawan: Berarti Dia Ngajak Perang
Cerita Perjalanan Revisi...
Cerita Perjalanan Revisi UU Polri, Kapolri Singgung Aksi Demo Agustus Kelam
Sahroni: Dengan UU Polri...
Sahroni: Dengan UU Polri Baru, Transparansi Penegakan Hukum Akan Lebih Meningkat
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved